Latar Belakang: Robekan perineum merupakan luka sering terjadi saat proses persalinan. Robekan perineum terjadi pada hampir semua persalinan pertama dan tidak jarang juga pada persalinan berikutnya. Robekan perineum menyebabkan ketidaknyamanan pada masa nifas bahkan salah satu penyebab infeksi infas. Upaya-upaya untuk mencegah robekan perineum telah dilakukan antara lain pijat perineum. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pijat perineum terhadap robekan perineum pada ibu bersalin multigravida. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dengan pendekatan one group design posttest only. Penelitian ini menggunakan ibu hamil multigravida aterm (hamil 37 minggu sampai dengan 40 minggu) dengan tafsiran persalinan selama bulan Juli - Agustus 2022 yang pada persalinan sebelumnya bertempatan di BPM Siti Nurkaryani dan BPM Emmy Yarnis Bintara Jaya serta memiliki riwayat robekan perineum pada persalinan sebelumnya. Sedangkan untuk mengetahui robekan perineum setelah ibu melahirkan atau pada saat ibu melahirkan dengan melihat alat pemantauan partograf. Hasil: Berdasarkan hasil analisis uji t pada data pijat Perineum terhadap robekan perineum pada ibu bersalin diperoleh nilai p (0,000) < dari 0,05, hasil tersebut menunjukkan bahwa ada hubungan pijat perenium terhadap robekan perineum pada ibu bersalin multigravida di BPM Ana Fitriana Bintara Jaya Tahun 2022. Kesimpulan: Ada hubungan pijat perineum terhadap robekan perineum pada ibu bersalin multigravida. Saran: Diharapkan dapat diimplementasikan di tempat praktik bidan karena teknik pijat perineum sudah teruji secara analisa data dapat meminimalisir robekan perineum pada ibu bersalin