Anastria Anggraini
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN METODE JOB ORDER COSTING DALAM MENENTUKAN HARGA JUAL PRODUK AYAM GEPREK PADA UMKM DAPUR MA’KOL Laila Faidatul Ilma; Anastria Anggraini; Via Ayunnida; Sinar Wahyu; Putri Anjarwati
JIMBIEN : JURNAL MAHASISWA MANAJEMEN, BISNIS, ENTREPRENEURSHIP Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/jimbien.v2i1.1102

Abstract

Micro, small and medium enterprises (MSMEs) play an important role in a country's economic growth. However, there are many issues that lead to the increasing decline of MSMEs. It is difficult to distinguish between business and personal expenses due to limited resources. Businesses have major problems with financial management, which makes them unable to compile reports properly. For now, Dapur Ma'KOL MSMEs only set a basic estimate of geprek chicken production based on three budget components: basic material budget, employee salaries, and others. Prices are still not separated between the three components. This can result in inaccurate cost calculations, which can have an impact on the selling price of the product. This type of quantitative research uses a comparative approach. This research will compare the calculation of cost of goods produced using the Work Demand Expenditure method and the calculation of MSME Ma'KOL Kitchen. The results showed that the Work Demand Expenditure method is more accurate because all costs are grouped into production and non-production costs and can be calculated in more detail. Abstrak Usaha mikro kecil menengah (UMKM) memainkan peran penting dalam pertumbuhan ekonomi suatu negara. Namun, ada banyak masalah yang menyebabkan meningkatnya angka penurunan UMKM. Sulit dibedakan antara pengeluaran bisnis dan pribadi karena sumber daya yang terbatas. Pelaku usaha memiliki masalah utama dengan manajemen keuangan, yang membuat mereka tidak dapat menyusun laporan dengan baik. Untuk saat ini, UMKM Dapur Ma’KOL hanya menetapkan taksiran dasar produksi ayam geprek didasari pada tiga komponen anggaran: anggaran bahan dasar, gaji karyawan, dan lainnya. Harga masih belum dipisahkan antara ketiga komponen tersebut. Ini dapat mengakibatkan perhitungan biaya yang tidak akurat, yang dapat berdampak pada harga jual produk. Penelitian kuantitatif jenis ini menggunakan pendekatan komparatif. Penelitian ini akan membandingkan perhitungan harga pokok produksi menggunakan metode Pengeluaran Permintaan Kerja dan perhitungan UMKM Dapur Ma'KOL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Pengeluaran Permintaan Kerja lebih akurat karena semua biaya dikelompokkan dalam biaya produksi dan non-produksi dan dapat dihitung dengan lebih detail.