SINDHUNATA, LIDYA BELLA
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HARGA DIRI SISWA KORBAN BULLYING KELAS X DI SMK SAHID SURAKARTA SINDHUNATA, LIDYA BELLA
JURNAL TALENTA PSIKOLOGI Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal Talenta Psikologi Vol. VIII No 2 Agustus 2019
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying merupakan suatu tindakan yang disengaja, dengan tujuan untuk menekan korban. Dampak dari bullying itu bukan hanya didapat korban melalui kekerasan fisik saja, tetapi yang terberat dari semuanya adalah kekerasan secara psikis. Bullying dapat digunakan untuk melemahkan harga diri korban, dimana korban akan merasa dirinya tidak berguna dan tidak berharga. Penelitian ini bertujuan untuk memahami harga diri siswa korban bullying kelas X di SMK Sahid Surakarta. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, untuk dapat memahami secara lebih dalam mengenai pengalaman individu. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan pada penelitian ini berjumlah 7 orang yaitu, 5 orang murid sebagai informan utama dan 2 orang sebagai informan pendukung, dimana salah satunya ialah guru BK. Kesimpulan yang diperoleh mengenai Harga Diri Siswa KorbanBullying Kelas X di SMK Sahid Surakarta adalah bullying merupakan tindakan penindasan atau pengucilan yang dilakukan secara sadar, disengaja, tidak adil dan berulang- ulang oleh pihak yang lebih kuat kepada pihak yang lebih lemah dengan tujuan untuk membuat orang lain merasa ketakutan dan terancam.Bullying yang kerap terjadi di SMK Sahid Surakarta, yaitu bullying secara verbal dan bullying secara relasional. Bullying yang diterima korban dapat membuat dirinya merasa down, tersinggung atau tidak terima, diri rendah atau tidak berharga, sakit hati, memiliki keinginan untuk mebalas pelaku, memiliki ketakutan tertentu, melakukan hal-hal negatif, konsentrasi berkurang, dan merasa diri sendirian