Pelaksanaan program pencegahan dan penanggulangan TBC – HIV AIDS Oleh ‘Aisyiyah sejak tahun 2003, pada dasarnya merupakan kontribusi nyata organisasi perempuan ‘Aisyiyah sebagai gerakan sipil di indonesia dalam pencapaian Millenium Develpoment Goals (MDGs) 2015 dan Sustainable Development Goals (SDGs) 2030. Program ini dikelola dan dijalankan oleh Majelis Kesehatan dan Lingkungan Hidup (MKLH) Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah. Visinya adalah tercapainya usaha-usaha ‘Aisyiyah dibidang kesehatan dan lingkungan hidup untuk mencapai masyarakat sehat secara lahir dan bathin, menuju terwujudnya masyarakat islam yang sebenar-benarnya. Yaitu sebagai suatu masyarakat yang diliputi oleh nilai-nilai keadilan, kedamaian, kesejahteraan, dan kebahagiaan bersama. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) pada tahun 2015, Indonesia tercatat memiliki 1.020.000 kasus Tuberkulosis (TBC) dalam skala nasional. Akan tetapi terduga TBC yang terpantau hanya pada angka 420.000 orang. Adanya kesenjangan antara kasus dan yang terlaporkan dengan tingkat prevalensi seperti ini maka hal ini menjadi prioritas untuk segera ditangani. Oleh karena itu kondisi ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau kementrian kesehatan saja melainkan juga kerja gotong royong semua lini masyarakat hingga lingkungan masyarakat terkecil yang berada disekitar penderita TBC. Untuk mewujudkannya maka diperlukan berbagai cara agar terduga TBC yang belum mendapatkan akses pelayanan kesehatan secara optimal dapat segera tertangani dengan cepat dan tepat.