Pelaksanaan discharge planning pasien di Rumah Sakit sangat menarik untuk diteliti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan discharge planning di ruang rawat Inap RSI Ibnu Sina Payakumbuh. Populasi dari penelitian ini adalah perawat yang bertugas di ruang rawat Inap RSI Ibnu Sina Payakumbuh. dengan jumlah sampel 50 orang dengan cara total sampling. Rancangan penelitian ini menggunakan deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah chi square. Hasil analisa univariat menunjukkan separoh perawat belum melaksanakan discharge planning(50%). Hasil analisis bivariat didapatkan hasil komunikasi perawat berhubungan dengan pelaksanaan discharge planning (p=0,000), waktu perawat berhubungan dengan pelaksanaan discharge palnning (p=0000), keterlibatan dan partisipasi tenaga kesehatan lainberhubungan dengan pelaksanaan discharge planning (p=0,000). Kesimpulan penelitian ini adalah semua faktor sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan discharge planning. Hal ini terjadi karena komunikasi sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan discharge planning karena komunikasi merupakan penghubung antara perawat dan pasien, waktu pelaksanaan discharge planning juga sangat berpengaruh terhadap pelasanaan discharge planning karena tanpa waktu yang cukup maka pelaksanan discharge planning tidak akan dapat dilakukan secara efektif begitu juga dengan keterlibatan dan partisipasi tenaga kesehatan lain yaitu Kolaborasi dengan dokter dan disiplin lain merupakan salah satu bentuk keterlibatan dan partisipasi dalam perencanaan pulang agar pelaksanaan discharge planning dapat dilakukan secara efektif.