Ria Erviana
Universitas Sjakhyakirti

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA RUMAH LIMAS DI DESA ANYAR, SUMATERA SELATAN Lidya Cahyani; Hesti Rahayu; Ria Erviana; Sisca Puspita Sepriliani
Jurnal Numeracy Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/numeracy.v12i1.2818

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi etnomatematika pada rumah tradisional Limas di Desa Anyar, Provinsi Sumatera Selatan. Etnomatematika mengacu pada penerapan konsep matematika dalam budaya lokal. Rumah Limas adalah bangunan adat yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga memiliki peran sosial dan budaya penting bagi masyarakat Palembang. Bentuk arsitektur dan ornamen rumah ini mengandung berbagai konsep matematika, seperti geometri, aljabar, dan trigonometri. Penelitian ini menggunakan metode eksploratif dengan pendekatan etnografi untuk mendeskripsikan dan menganalisis unsur-unsur matematika dalam konstruksi Rumah Limas. Analisis taksonomi digunakan untuk mengkategorikan simbol-simbol budaya yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat secara intuitif menerapkan konsep matematika dalam pembangunan Rumah Limas, termasuk dalam perhitungan proporsi, skala, dan sudut kemiringan atap. Temuan ini menunjukkan bahwa Rumah Limas tidak hanya merupakan simbol kekayaan budaya lokal, tetapi juga contoh penerapan matematika dalam arsitektur tradisional yang harmonis dan estetis.AbstractThis research explores ethnomathematics in Limas traditional houses in Anyar Village, South Sumatra Province. Ethnomathematics refers to the application of mathematical concepts in local culture. Limas houses are traditional buildings that not only function as residences, but also have important social and cultural roles for the people of Palembang. The architectural forms and ornaments of this house contain various mathematical concepts, such as geometry, algebra, and trigonometry. This research uses an explorative method with an ethnographic approach to describe and analyze mathematical elements in the construction of Limas Houses. Taxonomic analysis was used to categorize existing cultural symbols. The results showed that the community intuitively applied mathematical concepts in the construction of Rumah Limas, including in the calculation of proportion, scale, and roof slope angle. These findings suggest that Rumah Limas is not only a symbol of local cultural wealth, but also an example of the harmonious and aesthetic application of mathematics in traditional architecture.