Nafilatur Rohmah
Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah, Lamongan, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Pembelajaran Tahsinul Qira’ah Qur’an di Ma Mazra’atul Ulum Lamongan Ah. Alif Dzul Afkar; Nafilatur Rohmah
Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 9 No. 1 (2026): Darajat: Jurnal PAI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dam Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/darajat.v9i1.5082

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran Tahsinul Qira’ah Al-Qur’an di MA Mazra’atul Ulum Paciran Lamongan serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Tahsinul Qira’ah Al-Qur’an merupakan upaya untuk memperbaiki dan memperindah bacaan Al-Qur’an sesuai dengan kaidah tajwid yang benar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran Tahsinul Qira’ah Al-Qur’an di MA Mazra’atul Ulum telah terlaksana dengan baik melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pembelajaran diselenggarakan secara sistematis dan terstruktur, dimulai dari kelas dasar hingga kelas lanjutan. Guru memiliki kompetensi yang memadai serta menerapkan berbagai metode pembelajaran, seperti talaqqi, sima’an, dan pemanfaatan teknologi audio-visual untuk mendukung efektivitas proses belajar mengajar. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa motivasi peserta didik dalam mengikuti pembelajaran tahsinul qira’ah sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekolah yang kondusif serta dukungan orang tua. Adapun kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran meliputi keterbatasan waktu dan penggunaan media pembelajaran yang masih bersifat konvensional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi pembelajaran Tahsinul Qira’ah Al-Qur’an di MA Mazra’atul Ulum Paciran Lamongan telah berjalan secara efektif, meskipun masih terdapat beberapa hambatan yang perlu mendapat perhatian. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengembangan media pembelajaran yang lebih modern serta peningkatan kompetensi guru melalui program pelatihan yang berkelanjutan guna meningkatkan kualitas pembelajaran
Konsep Pendidikan Berbasis Gender dan Relevansinya dengan Tujuan Pendidikan Islam: (Studi Analisa Pemikiran R.A. Kartini) Nailur Rosyida; Nafilatur Rohmah
EQUALITY: Journal of Gender, Child, and Humanity Studies Vol. 1 No. 1 (2023): Equality: Journal of Gender, Child, and Humanity
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Universitas Tarbiyatut Tholabah Lamongan, Jawa Timur Indoensia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/equality.v1i1.1502

Abstract

Gender based education is education that aims to provide justice and harmony for men and women. Gender based education is based on the inequality beetwen men and women. R.A. Kartini is one of the figures who initiade gender based education wich contains equality education and character education. Equalityeducation teaches how students as human beings have the same rights and obligations, not differentiated on the basis of gender and socio-economic background. While character education teaches how important morals are to balance the intellegience of the brain. The study aims to determine the concept of gender based education and its relevance to the goals of Islamic education. By using this type of library reseach, this research requires quite a lot of documents such as book, articles, journals and other documents. The data sources of this reseach were obtained from primary data (basic data) and secondary data (supporting or supporting data). The analytical method used in this research is qualitative anlysis. From the results of this study it is known that gender based education R.A. Kartinihas a similiar pattern of ideas with the purpose of Islamic education in particular, namely education is required for men and women by providing (science) as wellas forming morals so that later men and women work together to advance the nation.