Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERILAKU HIDUP SEHAT (PHBS) DAN PRAKTIK CUCI TANGAN DI SEKOLAH: PENDIDIKAN KESEHATAN PADA ANAK PRA SEKOLAH DI TK IT IQRO, DESA SUKARAJA, GEDONG TATAAN Rahma Fitria
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): April 2024 : Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/hawajppm.v2i1.54

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat perlu ditanamkan sejak usia dini yaitu sejak usia pra-sekolah. Dengan memperkenalkan kepada anak sejak dini tentang perilaku hidup bersih sehat, akan menjadi investasi sebuah negara di masa depan. Generasi muda yang sehat akan menciptakan generasi lanjut yang kompeten sehingga kesejahteraan bangsa akan meningkat. Manfaat PHBS sejak dini adalah menanamkan sikap dan perilaku serta pengetahuan sejak dini tentang bagaimana hidup bersih dan sehat, sehingga kesehatan anak akan meningkat dan terhindar dari berbagai penyakit pada anak. Penerapan  PHBS di Sekolah yang belum optimal dilaksanakan memerlukan dukungan dari semua pihak termasuk pihak sekolah untuk dapat berkontribuasi.Oleh karena itu dilaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tema Perilaku Hidup Sehat (PHBS) dan Praktik Cuci Tangan di Sekolah: Pendidikan Kesehatan pada Anak Pra Sekolah. Metode yang digunakan pada PKM adalah  tatap muka secara langsung dan dilakukan dengan enam (6 tahap) yaitu Identifikasi Masalah, Diskusi Solusi, Pengajuan proposal kegiatan, Persiapan Kegiatan, Pelaksanaan kegiatan, Evaluasi dan Pelaporan. Kegiatan dievaluasi selama 1 bulan dengan rentan tiap 2 minggu dengan datang ke TK kembali dan mengevalusi random ke peserta yang lalu. Evaluasi juga dilaksanakan dengan mendapatkan info dari guru dan lingkungan sekolah dengan hasil terjadi peningkatan pengetahuan pada peserta setelah dilakukan pendidikan kesehatan dan sebagian besar mampu melakukan praktik cuci tangan dengan baik dan benar menggunakan air bersih dengan air sabun. Hasil kegiatan terus mendapatkan respon yang baik setelah dilakukan peninjauan 4 minggu kemudian.