Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Tinjauan Pelaksanaan Rekam Medis Elektronik Rawat Jalan Guna Meningkatkan Mutu Pelayanan Di RS TNI AU Lanud Sulaiman Muh Inggar Yuandira; Edih Gunawan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3516

Abstract

Rekam Medis Elektronik (RME) adalah rekam medis yang dibuat dengan menggunakan sistem elektronik. RME adalah versi dari rekam medis kertas yang dibuat menjadi elektronik dengan cara memindahkan catatan- catatan atau formulir yang sebelumnya ditulis diatas kertas ke dalam bentuk elektronik. Berdasarkan obervasi di RS TNI AU Lanud Sulaiman, diketahui bahwa rumah sakit belum sepenuhnya menerapkan penggunaan RME. Jumlah pasien yang datang setiap harinya untuk berobat ke poliklinik rawat jalan kurang lebih 51 pasien. sehingga, banyak pasien yang menunggu lama di poli karena proses pencarian berkas yang memakan waktu lama dan pendistribusian yang terhambat karena tempat penyimpanan rekam medis dan poli beda lantai sehingga menghambat pelayanan rawat jalan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan RME rawat jalan guna meningkatkan mutu pelayanan di RS TNI AU Lanud Sulaiman. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu dengan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan pedoman wawancara, alat tulis, dan alat perekam. Hasil penelitian menunjukan SPO pelaksanaan RME belum ada dan perencanaan berdasarkan identifikasi man, money, methode, machine, dan material belum terlaksana sepenuhnya. Hambatan pada pelaksanaan RME yaitu input data yang tidak lengkap oleh petugas yang mengisi RME, kurangnya sumber daya manusia dalam pelaksanaan RME, dan kurangnya sarana prasarana dalam pelaksanaan RME. Beberapa saran yang dapat diberikan yaitu dengan melakukan pengarahan kepada petugas yang tidak lengkap pada saat mengisi RME, meningkatkan sumber daya manusia dalam pelaksanaan RME, dan menambah sarana dan prasarana dalam pelaksanaan RME.
Tinjauan Kelengkapan Berkas Klaim Bpjs Pasien Rawat Inap Untuk Menunjang Kualitas Pencairan Klaim BPJS Di Rumah Sakit X Muhammad Dandi nugraha; Edih Gunawan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3529

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau kelengkapan berkas klaim BPJS rawat inap guna menunjang kualitas pencairan klaim di Rumah Sakit X. Kelengkapan berkas klaim BPJS rawat inap memiliki peran penting dalam kelancaran pencairan klaim serta keberlangsungan pelayanan keuangan rumah sakit. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen, dengan informan petugas casemix dan admin central. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidaklengkapan berkas disebabkan oleh keterbatasan SDM, sistem yang masih hybrid, beban kerja tinggi, dan human error. Data kuantitatif mendukung temuan ini, dengan jumlah klaim pending sebanyak 270 kasus pada Januari, 191 pada Februari, dan 170 pada Maret 2025. Kondisi ini berdampak pada keterlambatan pencairan klaim dan menurunkan kualitas pelayanan administrasi rumah sakit. sehingga, diperlukan peningkatan kapasitas SDM dan penerapan rekam medis elektronik penuh untuk mempercepat dan meningkatkan kualitas pencairan klaim BPJS
TINJAUAN PELAKSANAAN PELEPASAN INFORMASI REKAM MEDIS UNTUK KEPERLUAN VISUM ET REPERTUM DI RUMAH SAKIT X Emanuel Yanoarius Ngaba; Edih Gunawan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3531

Abstract

This study aims to review the implementation of medical record information disclosure for Visum et Repertum purposes at Hospital X. The method used is descriptive with a qualitative approach, employing data collection techniques through observation and interviews with 10 informants, as well as analysis of 78 Visum files during the period January–July 2025. The results of the study indicate that all medical information release procedures were carried out in accordance with operational standards (100%). However, the level of understanding among medical record staff varied: 20% had very good knowledge, 20% had good knowledge, while only 20% had sufficient understanding, and 40% had poor knowledge. Educational background and work experience were the main causes of this disparity. This study concludes that while the release procedures have been carried out properly, improving staff understanding and providing training are essential to ensure medical data security and support valid legal processes.