Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Tinjauan Lama Waktu Tunggu Pasien Guna Menunjang Kepuasan Pelayanan Pasien Rawat Jalan Di RSUD Cililin Zahrah Mujaadilah Hermawan; Neni Rohaeni
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2389

Abstract

Waktu tunggu pelayanan pasien rawat jalan merupakan indikator penting dalam menilai kualitas pelayanan di rumah sakit. Lamanya waktu tunggu dapat menimbulkan ketidakpuasan dan berdampak negatif terhadap persepsi pasien terhadap mutu layanan. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau lama waktu tunggu pasien rawat jalan dan pengaruhnya terhadap kepuasan pelayanan di RSUD Cililin. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian adalah 100 pasien rawat jalan yang diambil secara insidental pada bulan April–Mei 2025. Teknik pengumpulan data meliputi observasi langsung, wawancara, dan studi dokumentasi. Instrumen yang digunakan yaitu stopwatch, lembar observasi, dan kuesioner kepuasan pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 54% pasien mengalami waktu tunggu ≥ 60 menit, yang tidak sesuai dengan standar maksimal waktu tunggu rawat jalan menurut Kemenkes RI. Meskipun demikian, sebagian besar pasien menyatakan puas terhadap pelayanan yang diberikan. Hal ini menunjukkan bahwa selain waktu tunggu, aspek lain seperti sikap petugas, kenyamanan ruang tunggu, dan fasilitas juga turut memengaruhi tingkat kepuasan pasien.
Efektivitas Penggunaan Rekam Medis Elektronik Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Pasien Di RSUD Welas Asih Provinsi Jawa Barat Andriansyah Andriansyah; Neni Rohaeni
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.2935

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas Rekam Medis Elektronik (RME) dalam meningkatkan kualitas pelayanan pasien di RSUD Welas Asih Provinsi Jawa Barat. Transformasi digital menuntut adopsi sistem terintegrasi demi efisiensi dan akurasi dokumentasi. Rumusan masalah meliputi kecepatan akses informasi RME, persepsi tenaga medis, serta kendala implementasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam dengan tenaga medis serta petugas rekam medis. Hasil menunjukkan RME sangat membantu tenaga medis dalam akses data cepat, meningkatkan ketepatan dokumentasi, dan mempercepat proses administrasi. Koordinasi antar unit (laboratorium, farmasi, BPJS) juga lebih efisien. Namun, kendala seperti ketergantungan pada stabilitas jaringan internet dan kompatibilitas perangkat keras-lunak masih ditemukan. Kesimpulannya, RME terbukti efektif mendukung peningkatan mutu pelayanan. Disarankan rumah sakit meningkatkan infrastruktur teknologi, memberikan pelatihan rutin, dan memastikan dukungan teknis responsif untuk optimalisasi RME berkelanjutan.
Analisis Kesesuaian Beban Kerja Petugas Pendaftaran Rawat Jalan Dalam Peningkatan Mutu Pelayanan di RS Bhayangkara TK II Sartika Asih Bandung Sabni Mauldy; Neni Rohaeni
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4611

Abstract

The study purpose was to analyze the suitability of outpatient registration officers’ workload in improving service quality at RS Bhayangkara TK II Sartika Asih Bandung. Registration services play a vital role as the front line of healthcare delivery, directly impacting overall patient satisfaction and service performance. High workloads without appropriate staffing levels can lead to inefficiency and a decline in service quality, particularly in terms of waiting times, accuracy of medical record data entry, and patient interaction. Materials and methods. This study employed a quantitative research design using observation and structured interviews. Data were collected from four registration officers and patient visit records throughout 2024. The workload was calculated using the Health Workload Analysis (ABK-Kes) method, taking into account available working hours, volume of tasks, and average time to complete each registration activity. Additional qualitative data were collected through interviews regarding SOP adherence and administrative responsibilities. Results. The findings showed that while registration services generally met quality indicators such as timeliness and communication, the current number of registration officers was insufficient. Based on ABK-Kes calculations, the ideal number of officers should be 10 to adequately handle the volume of outpatient visits. The study also revealed that officers perform not only registration but also multiple administrative tasks, contributing to a higher workload. Conclusions. To maintain service quality and reduce the risk of errors, adjustments to staffing based on workload analysis are necessary. It is recommended that the hospital implement strategic workforce planning, utilize integrated health information systems (SIMRS), and provide ongoing staff training to support efficient service delivery.