p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Valtech
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengukuran Beban Kerja Karyawan Dengan Full Time Equivalent Untuk Meningkatkan Produktivitas Di CV. Gandrial Lestari, Makassar Igal Laynar; Nelly Budiharti; Kiswandono Kiswandono
Jurnal Valtech Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i2.2692

Abstract

Pada era persaingan bebas saat ini, perusahaan dituntut untuk terus meningkatkan produktivitas. Proses ini dapat dilakukan dengan meningkatkan pendayagunaan secara maksimal dari sumber daya yang ada, salah satunya adalah tenaga kerja. CV. Gandrial Lestari Makassar adalah salah satu perusahaan produksi kopi yang berdiri tahun 2015 CV. Gandrial Lestari Makassar berlokasi di Daya Makassar. Aktivitas produksi kopi arabika terbagi menjadi lima stasiun kerja yakni pencucian, pengeringan, pengupasan kulit tanduk, sortasi dan pengemasan. Masalah yang terdapat pada CV. Gandrial Lestari Makassar adalah belum ditentukannya jumlah tenaga kerja sesuai pada bagian produksi yang menyebabkan terjadinya ketidaksesuaian antara beban kerja yang diterima karyawan dengan jumlah waktu yang digunakan dalam menyelesaikan pekerjaan. Untuk itu perlu dilakukan pengukuran beban kerja sebagai dasar perhitungan kebutuhan tenaga kerja yang sesuai pada bagian produksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode full time equivalent. Hasil pengukuran menunjukkan beban kerja karyawan pencucian 1; 0.60 (underload), karyawan pencucian 2; 0.60 (underload), karyawan pengeringan 1; 0.64 (underload), karyawan pengeringan 2; 0.59 (underload), karyawan pengeringan 3; 0.55 (underload), karyawan pengupasan kulit tanduk 1; 0.52 (underload), karyawan pengpasan kulit tanduk 2; 0.48 (underload), karyawan sortasi 1; 0.73 (underload), karyawan sortasi 2; 0.78 (underload), karyawan sortasi 3; 0.79 (underload), karyawan pengemasan 1; 0.37 (underload), karyawan pengemasan 2; 0.37 (underload). Berdasarkan beban kerja yang telah dihitung pada masing-masing karyawan produksi kopi arabika di CV. Gandrial Lestari Makassar, sehingga untuk mempertahankan jumlah karyawan sebanyak 12 orang, maka usulan perubahan target produksi harian perusahaan perlu ditambahkan sebanyak 130 kg atau meningkat sebesar 61.90% dari target produksi awal
PENAMBAHAN FASILITAS KERJA DAN PEMBERIAN WILLIAM’S FLEXION EXERCISE GUNA MENURUNKAN BEBAN KERJA PADA PEKERJA PENGUPASAN BAWANG DI KELURAHAN KEPANJEN Arfaan Rochmanu; Nelly Budiharti; Sony Hariyanto
Jurnal Valtech Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v5i1.4585

Abstract

Proses pembuatan bumbu halus UMKM Dapur Sehat Organik pertama kali yang dilakukan adalah pengupasan bawang merah yang dilakukan secara manual. Proses pengupasan bawang dengan posisi kerja duduk jongkok dilantai. Perubahan sikap duduk tersebut akan berubah dengan waktu yang lama tepatnya ketika otot terasa tidak nyaman. Masalah yang timbul adalah keluhan muskulokeletas (nyeri tulang belakang). Perlu adanya intervensi ergonomi untuk mengurangi beban kerja dan keluhan musculoskeletal dengan memberikan intervensi berupa pemberian william’s flexion exercise & penambahan fasilitas kerja berupa meja dan kursi. Data antropometri dikumpulkan dari 5 orang pekerja meliputi tinggi popliteal, lebar lutut saat duduk, rentang siku ke siku, tinggi bahu, tinggi siku istirahat, jangkauan tangan kedepan, jangkauan tangan kesamping. Dilakukan pengujian data antropometri untuk mengetahui sebaran data dan kecukupan data. Kemudian diolah lagi menggunakan perhitungan percentil untuk menentukan dimensi yang digunakan dalam mendesain objek. Hasil penelitian didapatkan desain meja dan kursi yang sesuai untuk pekerja pengupasan bawang dan diberikan 7 teknik william’s flexion exercise untuk meminimalkan curva lumbal (lengkungan tulang pinggang).
PERENCANAAN KAPASITAS PRODUKSI ALEN ALEN MENGGUNAKAN METODE ROUGH CUT CAPACITY PLANNING (RCCP) (STUDI KASUS UMKM PAK MIRAN) Putri Alhikmah; Nelly Budiharti; Jr. Heksa Galuh
Jurnal Valtech Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v7i1.9288

Abstract

Perencanaan kapasitas produksi sangat penting dalam menentukan tujuan perusahaan. Perusahaan harus memperhatikan perencanaan produksi sesuai dengan permintaan pasar. Umkm Pak Miran merupakan usaha pembuatan makanan alen alen. Perusahaan kesulitan untuk memperkirakan jumlah produksi yang maksimal setiap bulannya dan terjadi selisih antara jumlah permintaan dengan jumlah produksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Rough Cut Capacity Planning (RCCP). RCCP merupakan perencanaan untuk menguji ketersediaan kapasitas produksi yang tersedia dalam memenuhi jadwal induk produksi yang telah ditetapkan. Dalam meramalkan permintaan di periode yang akan datang, digunakan metode peramalan moving average dikarenakan plot data permintaan berpola stasioner. Dari hasil penelitian jadwal induk produksi yang dapat direncanakan pada UMKM Pak Miran pada bulan November 2023 sebesar 465 kg, Desember 2023 sebesar 462 kg, Januari 2024 sebesar 466 kg, Februari 2024 sebesar 476 kg, Maret 2024 sebesar 472 kg, April 2024 sebesar 470 kg, Mei 2024 sebesar 468 kg, Juni 2024 sebesar 475 kg, Juli 2024 sebesar 475 kg, Agustus 2024 sebesar 468 kg, September 2024 sebesar 461 kg, dan Oktober 2024 sebesar 462 kg. Ada beberapa work center yang tidak memenuhi permintaan yaitu work center I sampai work center V. Usulan perbaikan yang diberikan yaitu dengan penambahan alat masing-masing pada work center I sebanyak 1 alat mixer, work center II sebanyak 4 alat pencetak adonan, work center III sebanyak 1 alat penggorengan, work center IV sebanyak 1 alat draining, dan work center V sebanyak 1 alat colling.