Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH BAHAN KUMPARAN TERHADAP KINERJA GENERATOR 1000 WATT Iqbal Bagus Muji N.
PROTON Vol. 11 No. 2 (2019)
Publisher : Widyagama University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/jp.v11i2.1233

Abstract

Generator merupakan mesin pembangkit tenaga listrik yang dapat mengubah energi gerak (mekanik) menjadi energi listrik (elektrik). Pembangkitan diperoleh dengan menerima tenaga mekanis dan diubah menjadi tenaga listrik. Masalah yang sering terjadi pada mesin genset ialah hilangnya arus listrik yang di hasilkan oleh generator. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Mengidentifikasi kinerja kumparan (Stator) Aluminium dan tembaga terhadap generator 1000 watt. Metode Penelitian menganalisis suatu sistem generator-set dengan menganalisis tegangan dan arus dari bahan kumparan alumunium dan kumparan tembaga sebagai bahan uji dan diharapkan dapat membantu masyarakat terutama di bidang wirausaha dalam penghematan sumber energi listrik. Hasil penelitian Genset dengan belitan alumumium menunjukkan dengan penambahan beban mempengaruhi kinerja pada motor bakar pada genset yang menyebabkan tegangan listrik menjadi naik turun karena pengaruh dari kumparan alumunium yang memiliki sifat daya hantar listrik rendah. Genset dengan belitan tembaga menunjukkan dengan penambahan beban mempengaruhi kinerja pada motor bakar pada genset yang menyebabkan tegangan listrik menjadi naik karena pengaruh dari kumparan tembaga yang memiliki daya hantar tinggi. Generator magnet sinkron magnet permanen satu fasa kumparan alumunium dan kumpuran tembaga dengan kecepatan 160 rpm dan 158 rpm menghasilkan tegangan sebesar 220 volt. Kemampuan menghantarkan listrik tidak berbeda jauh dengan tembaga jika dikompensasikan dengan ukuran kawat yang lebih besar. genset dengan belitan alumumium dan tembaga dengan pendekatan persamaan non linier menunjukan bahwa beban dengan skala rumah tangga sangat mempengaruhi kinerja pada genset yang menyebabkan daya listrik menjadi naik turun kemudian naik lagi dikarenakan pengaruh dari kumparan alumunium yang memiliki daya hantar listrik rendah dan tembaga yang memiliki daya hantar listrik tinggi.