Sry Yasma
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PROFIL PEMAHAMAN KONSEP SISWA DALAM MENYELESAIAKAN SOAL PERSAMAAN GARIS LURUS DI KELAS VIII A SMP LABSCHOOL UNTAD PALU DITINJAU DARI KEMAMPUAN MATEMATIKA Sry Yasma; Sutji Rochaminah; Gandung Sugita
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 9 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitan kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan profil pemahaman konsep siswa dalam menyelesaikan soal persamaan garis lurus ditinjau dari kemampuan matematika. Subjek pada penelitian ini yaitu, siswa berkemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa siswa berkemampuan matematika tinggi dalam mengklasifikasikan konsep persamaan garis lurus berdasarkan bentuk umum persamaan garis lurus. Selanjutnya, dalam mengidentifikasi sifat-sifat operasi dan konsep siswa menggunakan sifat distributif dan operasi hitung aljabar. Kemudian dalam menerapkan konsep persamaan garis lurus secara logis, siswa menerapakan rumus yang telah diketahui sebelumnya untuk menyelesaiakan soal. Selanjutnya dalam memberi contoh dan bukan contoh dari persamaan garis lurus, siswa menjelaskan bahwa contoh dari persamaan garis lurus yaitu persamaan yang memiliki 2 variabel dan yang bukan contoh persamaan garis lurus yaitu persamaan yang tidak memiliki 2 variabel. Kemudian, dalam menyajikan konsep persamaan garis lurus dalam berbagai bentuk representasi matematis. Siswa menyajikan konsep persamaan garis lurus dalam bentuk model matematika.Siswa berkemampuan matematika sedang dalam mengklasifikasikan konsep persamaan garis lurus berdasarkan bentuk umum persamaan garis lurus. Selanjutnya, dalam mengidentifikasi sifat-sifat operasi dan konsep siswa menggunakan sifat distributif dan operasi hitung aljabar. Kemudian dalam menerapkan konsep persamaan garis lurus secara logis, siswa menerapkan rumus yang diketahui sebelumnya untuk menyelesaikan soal. Selanjutnya dalam memberi contoh dan bukan contoh dari persamaan garis lurus, siswa menjelaskan bahwa contoh dari persamaan garis lurus yaitu persamaan yang berpangkat 1 dan yang bukan contoh persamaan garis lurus yaitu persamaan yang memliki pangkat lebih dari 1. Kemudian, dalam menyajikan konsep persamaan garis lurus dalam berbagai bentuk representasi matematis. Siswa menyajikan masalah persamaan garis lurus dalam bentuk model matematika. Siswa berkemampuan matematika rendah tidak dapat menyelesaikan masalah yang diberikan. Siswa tidak mengetahui cara atau rumus yang digunakan untuk menyelesaikan masalah yang diberikan. Siswa hanya mengetahui apa yang diketahui dari masalah yang diberikan.