Lukman Habibul Umam
Institut Agama Islam Darul A’mal Lampung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI MANAJEMEN UNTUK MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI MADRASAH IBTIDAIYAH SINAR REJEKI Lukman Habibul Umam; Nurul Hidayati Murtafiah
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 2 No. 2: Maret 2023
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi manajemen yang efektif untuk meningkatkan kualitas pengajaran di Madrasah Ibtidaiyah Sinar Rejeki. Penelitian dilakukan melalui studi pustaka dan wawancara dengan kepala madrasah, guru, dan orang tua siswa di beberapa madrasah di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa strategi yang efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Sinar Rejeki. Salah satunya adalah meningkatkan kualitas kepemimpinan dan manajemen di Madrasah Ibtidaiyah Sinar Rejeki melalui peningkatan kualitas kepemimpinan, pengembangan tim manajemen yang solid, penggunaan teknologi informasi, meningkatkan partisipasi dan keterlibatan seluruh stakeholder, serta penerapan sistem evaluasi yang berkelanjutan. Selain itu, pengembangan kurikulum yang sesuai dengan tuntutan zaman dan perkembangan teknologi dan informasi, meningkatkan fasilitas dan sumber daya yang memadai, serta peningkatan kualitas kepemimpinan dan manajemen juga merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Sinar Rejeki. Dalam implementasi strategi tersebut, perlu dilakukan evaluasi secara berkala untuk mengetahui efektivitas dari strategi yang telah dilakukan. Komunikasi dan kolaborasi yang baik antara kepala madrasah, guru, siswa, orang tua, dan masyarakat juga diperlukan untuk membangun hubungan yang harmonis dan saling mendukung dalam mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik. Dengan demikian, diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Sinar Rejeki dan mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan di masa depan
Analisis Faktor-Faktor Kemalasan Siswa dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Kelas Mulyono; Yusuf Mustofa; Lukman Habibul Umam; Ema Puspitasari
Lisan An Nathiq : Jurnal Bahasa dan Pendidikan Bahasa Arab Vol. 7 No. 2 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/lan.v7i2.7063

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh prilaku malas belajar bahasa Arab yang dialami oleh AFZ. AFZ (nama inisial) merupakan serorang siswi kelas IX Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu Insan Mulia Batanghari. Penelitian bertujuan untuk mengkonstruksi faktor-faktor kemalasan belajar bahasa Arab yang dialami oleh AFZ. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian Single Subject Research dan merupakan studi kasus dari fenomena siswa yang memiliki perilaku malas belajar. Peneliti menjadi instrumen utama dalam penelitian ini. Adapun alat pengumpul data yang digunakan peneliti dalam mengumpulkan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dan analisis data yang digunakan adalah pendekatan Miles dan Hubermen Hasil penelitian ini menunjukan bahwa prilaku malas belajar bahasa Arab yang dialami oleh AFZ dilatarbelakangi oleh beberapa faktor berikut: Pertama, kurangnya minat belajar AFZ yang disebabkan oleh kurangnya pemahaman terhadap tujuan dari pembelajaran bahasa Arab. Kedua, Kondisi fisik AFZ yang lelah karena mengikuti program kegiatan di sekolah dan asrama. Ketiga, menejemen waktu pembelajaran bahasa Arab yang kurang tepat. Keempat, metode mengajar guru yang lebih dominan menggunakan metode ceramah dalam menyampaikan materi. Kelima, keterbatasan media pembelajaran. Keenam, kondisi kelas yang kurang nyaman serta sarana prasarananya yang kurang memadai. Prilaku malas belajar yang dialami oleh AFZ berdampak jelas pada nilai bahasa Arabnya tidak mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM).