Achmat Mubarok
Universitas Yudharta Pasuruan, Jawa Timur, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi PAI dalam Penguatan Profil Pelajar Pancasila Melalui Student Festival di MTs Darul Ulum Pasuruan Lailatul Muarofah; M. Jamhuri; Achmat Mubarok; Muhammad Nur Hadi
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2025): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/4xervz88

Abstract

This study aims to describe the implementation of Islamic Religious Education (PAI) in strengthening the Pancasila Student Profile through the Student Festival at MTs Darul Ulum Pasuruan. The background of this research stems from the important role of PAI in shaping the character of students who are not only intellectually intelligent, but also devout, pious, and have noble morals. In line with national education policy, the Pancasila Student Profile serves as a guideline for cultivating a generation that is religious, creative, independent, critical, collaborative, and able to appreciate diversity. The research method used was descriptive qualitative, with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The research subjects consisted of the madrasah principal, PAI teachers, the activity committee, and students. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman interactive model, while data validity was achieved through source triangulation. The results indicate that the implementation of PAI in the Student Festival successfully integrates Islamic values ​​with the dimensions of the Pancasila Student Profile. Through various activities such as Islamic speech competitions, Quran recitations, calligraphy, Islamic drama, and religious quizzes, students not only hone their academic and non-academic skills but also cultivate the practice of religious teachings in real life. The Student Festival has proven to be an effective platform for strengthening students' faith, morals, creativity, cooperation, and independence. Therefore, it can be concluded that the implementation of Islamic Religious Education (PAI) through the Student Festival at MTs Darul Ulum Pasuruan has contributed significantly to strengthening the Pancasila Student Profile. This demonstrates that the integration of religious values ​​and character education can produce students who are globally competitive and grounded in religious values. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui kegiatan Student Festival di MTs Darul Ulum Pasuruan. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya peran PAI dalam membentuk karakter peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Sejalan dengan kebijakan pendidikan nasional, Profil Pelajar Pancasila menjadi pedoman dalam menumbuhkan generasi yang religius, kreatif, mandiri, kritis, bergotong royong, serta mampu menghargai keberagaman. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari kepala madrasah, guru PAI, panitia kegiatan, serta peserta didik. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PAI dalam Student Festival mampu mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila. Melalui berbagai kegiatan seperti lomba pidato Islami, tilawah Al-Qur’an, kaligrafi, drama Islami, dan cerdas cermat keagamaan, peserta didik tidak hanya mengasah keterampilan akademik dan non-akademik, tetapi juga membiasakan diri mengamalkan ajaran agama dalam kehidupan nyata. Student Festival terbukti menjadi wadah efektif untuk memperkuat iman, akhlak, kreativitas, kerja sama, serta kemandirian siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa implementasi PAI melalui Student Festival di MTs Darul Ulum Pasuruan berkontribusi signifikan dalam penguatan Profil Pelajar Pancasila. Hal ini menunjukkan bahwa integrasi antara nilai-nilai agama dan pendidikan karakter mampu mencetak peserta didik yang berdaya saing global sekaligus berlandaskan nilai-nilai religius.
Pengembangan Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Moderat Dalam Pencak Silat Pagar Nusa di Padepokan Segoro Geni Muhammad Zaenal Abidin; Achmat Mubarok; Muhammad Nur Hadi; Muhammad Jamhuri
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2025): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/5vr5jw62

Abstract

The phenomenon of riots between pencak silat schools in various regions, particularly in East Java, reflects a moral crisis among the younger generation. The rise in violence, brawls, bullying, and sexual harassment indicates that the moral values ​​and social norms taught in educational institutions are beginning to be neglected. This situation necessitates strategic efforts to instill strong and moderate character in the younger generation through activities based on cultural and spiritual values, such as those conducted at the Segoro Geni Gempol Pasuruan Padepokan. This study aims to describe the implementation of Pagar Nusa activities and the process of developing moderate character education values ​​within the padepokan. The study used a descriptive qualitative method from February to July 2024, with Pagar Nusa trainers and students as subjects, as well as the Head of the Sub-District and the coordinator of instructors as key informants. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman interactive model, which includes data collection, reduction, presentation, and drawing conclusions through triangulation of sources and methods. The research results show that the Pagar Nusa program begins with a tawassul recitation, prayer, warm-up, core exercises, and a closing ceremony. Moderate character values ​​developed include tolerance, national commitment, non-violence, and respect for local culture. The character-building process involves advice, habituation, role modeling, and educational punishment. Abstrak: Fenomena kerusuhan antarperguruan pencak silat di berbagai daerah, khususnya di Jawa Timur, mencerminkan terjadinya krisis moral di kalangan generasi muda. Maraknya tindak kekerasan, tawuran, bullying, dan pelecehan seksual menunjukkan bahwa nilai-nilai akhlak dan norma sosial yang diajarkan di lembaga pendidikan mulai terabaikan. Kondisi ini mendorong perlunya upaya strategis dalam menanamkan karakter yang kuat dan moderat kepada generasi muda melalui kegiatan berbasis nilai-nilai budaya dan spiritual, seperti yang dilakukan di Padepokan Segoro Geni Gempol Pasuruan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan Pagar Nusa serta proses pengembangan nilai-nilai pendidikan karakter moderat di lingkungan padepokan tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif yang dilaksanakan pada Februari hingga Juli 2024, dengan subjek penelitian para pelatih dan peserta didik Pagar Nusa, serta informan utama yaitu Ketua Rayon dan koordinator pembina. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan Pagar Nusa dimulai dengan pembacaan tawassul, doa, pemanasan, latihan inti, hingga penutupan. Nilai-nilai karakter moderat yang dikembangkan meliputi toleransi, komitmen kebangsaan, anti kekerasan, dan penghargaan terhadap budaya lokal, dengan proses pembentukan karakter melalui nasihat, pembiasaan, keteladanan, dan pemberian hukuman yang bersifat mendidik.