Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektifitas Model Pembelajaran Realistic Mathematic Education (RME) Menggunakan Media Realia Heri Prianto
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata pelajaran Matematika di SD/MI sangat membutuhkan media dan model pembelajaranyang nyata dalam penyampaiannya. Hal ini dikarenakan anak tingkat sekolah dasarmasih membutuhkan hal hal konkrit dalam menyusun pemahamannya. Sehingga dalampenelitian ini yang menjadi tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektifitas modelpembelajaran RME dengan media realia terhadap hasil belajar matematika pada siswaKelas V MI Al Hikam kecamatan Geger Kabupaten Madiun. Penelitian ini menggunakanmetode penelitian kuantitatif dengan membagi kelompok perlakuan menjadi dua bagian,teknik pengumpulan data menggunakan tes dan teknik analisis data menggunakan uji t(Student test).Hasil penelitian untuk uji normalitas populasi adalah normal dengan hasil kelas eksperimenLobs = 0,1317 < L(0,05;42) = 0,1367 dan hasil kelas kontrol Lobs = 0,1293 < L(0,05;43) = 0,1351 ,untuk uji homogenitas variansi menyatakan heterogen hal ini dikarenakan Fhitung =2,12 dan Ftabel = 1,69. Karena Fhitung > Ftabel maka H0 ditolak artinya kedua sampelheterogen. Hasil Uji t menunjukkan hitung t sebesar 1,443 dan nilai tabel t sebesar 1,282sehingga diperoleh hitung tabel t > t sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini berarti penggunaan model RME dengan media realia dalam pembelajaran metamatika lebihbaik dari pada pengajaran langsung.
Faktor Penyebab Kesulitan Belajar Matematika Pokok Bahasan Penjumlahan pada Siswa Kelas I MI Al Hikam Kecamatan Geger Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2024/2025 Heri Prianto
EL WAHDAH Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/elwahdah.v5i2.6246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab kesulitan belajar matematika pokok bahasan penjumlahan. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas I MI Al Hikam tahun pelajaran 2024/2025. Pendekatan penelitian yang diterapkan adalah penelitian deskriptif-kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti menganalisis data menggunakan analisis data kualitatif melalui data reduksi, data display, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal yang menjadi penyebab kesulitan belajar Matematika adalah: (1) siswa belum menguasai prosedur penjumlahan bilangan dengan cara menyimpan bilangan; (2) siswa kesulitan menempatkan bilangan pada penjumlahan bersusun; (3) siswa mempunyai miskonsepsi pada operasi yang melibatkan bilangan nol; dan (4) siswa mengalami kesulitan dalam memahami cerita. Faktor eksternal yang menjadi penyebab kesulitan belajar Matematika adalah: (1) guru menerapkan metode pembelajaran yang kurang variatif; (2) guru kurang variatif dalam memberikan soal; dan (3) guru kurang mengkaitkan materi pembelajaran dengan konteks riil.
PENGUATAN KARAKTER RELIGIUS PESERTA DIDIK MELALUI PEMBIASAAN SHOLAT DHUHA DI SEKOLAH Heri Prianto; Anwar Soleh Azarkoni
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol 13 No 2 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/el-wasathiya.v13i2.6455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembiasaan sholat dhuha di TK Dharma Wanita Sareng 2 dan menganalisis kontribusinya terhadap penguatan karakter religius anak usia dini. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan penelitian lapangan. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelas, guru pendamping mengaji, dan peserta didik. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan sholat dhuha dilaksanakan secara konsisten dan terstruktur, dengan guru sebagai teladan religius dan strategi pembiasaan bertahap sesuai kemampuan anak. Anak-anak menunjukkan peningkatan kedisiplinan, ketenangan, kepatuhan, serta internalisasi nilai religius. Pembiasaan ini juga menumbuhkan perilaku sosial positif, seperti kerja sama dan saling mengingatkan teman. Faktor pendukung meliputi konsistensi program, keteladanan guru, dan lingkungan kondusif, sedangkan hambatan terkait perbedaan kemampuan fokus dan keterbatasan waktu. Temuan ini menegaskan efektivitas pembiasaan sholat dhuha sebagai media pembelajaran karakter religius dan disiplin anak usia dini.