Alvi Ratna Yuliana
Akademi Keperawatan Krida Husada Kudus

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN TERAPI INSTRUMENTAL KERONCONG TERHADAP PENURUNAN INSOMNIA PADA LANSIA: STUDI LITERATUR Alvi Ratna Yuliana; Fasih Nur Hafida
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 9, No 1 (2022): Jurnal Profesi Keperawatan
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v9i1.111

Abstract

Insomnia merupakan kondisi dimana seseorang kesulitan untuk tidur. Kondisi ini biasanya meliputi kesulitan tidur, sering terbangun di malam hari, dan bangun terlalu pagi, kondisi ini mengakibatkan perasaan tidak segar pada siang hari dan kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari dan tidak tercukupinya kebutuhan tidur yang baik.(Respir, 2014) salah satu cara untuk mengurangi insomnia yaitu dengan menggunakan terapi musik instrumental keroncong karena terapi musik keroncong membuat otak melepaskan zat dopamine (hormone) terkait dengan sistem otak, memberikan perasaan kenikmatan dan penguatan untuk memotivasi seseorang secara proaktif melakukan kegiatan tertentu. Kondisi nyaman, tenang dan rileks akan membuat lansia memiliki keinginan untuk tidur. Metode penulisan yang digunakan dalam penulisan ini adalah studi literature. Pengumpulan datanya adalah studi pustaka, jenis data yang digunakan adalah data sekunder bersumber dari literature dan referensi-referensi. Data yang diperoleh dengan cara mengompilasi, menganalisa dari artikel jurnal dan buku. Pencarian artikel dilakukan dengan mengumpulkan jurnal yang setema yaitu terapi musik instrumental keroncong untuk menurunkan insomnia pada lansia. Tahun penerbit artikel yang digunakan 3 jurnal yang diterbitkan pada tahun 2010-2019. Hasil dari studi literature yang didapatkan dari menganalisa dan mengompilasi 3 jurnal tentang penerapan terapi musik instrumental keroncong dalam menurunkan insomnia menunjukkan hasil bahwa pengobatan non farnakologi tersebut efektif dalam menurunkan insomnia pada lansia yang dilakukan selama 7 hari dengan durasi waktu 10-30 menit.