Mohammad Mirza Nuryady
Prodi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Muhammadiyah Malang, Jl. Raya Tlogomas No. 246, Malang, Jawa Timur, 65144

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sosialisasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) Melalui Pelatihan Pembuatan Ovitrap Pada Masa Pandemi di SMP Muhammadiyah 1 Malang Ali Roziqin; Mohammad Mirza Nuryady; Ahmad Fauzi; Yanur Setyaningrum
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 2 No. 3: October 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v2i3.312

Abstract

Kota Malang menjadi salah satu daerah endemis yang memiliki insiden DBD yang cukup tinggi. Disisi lain, efek pandemic covid-19 yang mengharuskan masyarakat lebih banyak melakukan aktivitas di rumah, memungkinkan jumlah infeksi DBD akan meningkat sehingga perlu upaya penanggulangan. Peran masyarakat dalam penurunan angka kejadian DBD sangat vital, karena pemberantasan DBD yang paling efektif yaitu dengan memutus siklus hidup nyamuk. Salah satu cara untuk memutus siklus hidup nyamuk adalah dengan membuat perangkap telur nyamuk (Ovitrap). Pada era pandemik aktivitas sosialisasi tidak dapat dilakukan secara massive, dalam hal ini guru memiliki peran kunci untuk menyebar luaskan informasi kepada siswa tentang prilaku hidup bersih (PHBS) guna menanggulangi DBD. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru tentang penyakit DBD, cara penanggulangan, cara pembuatan ovitrap, dan meningkatkan kesadaran guru untuk berpartisipasi dalam mengingatkan siswa untuk selalu menjaga melakukan PHBS seperti pemberantasan sarang nyamuk dengan metode 3M Plus. Metode yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah melalui kegiatan sosialisasi pencegahan DBD dan pembuatan ovitrap. Bertempat di aula SMP Muhammadiyah 1 Malang dilaksanakan penyuluhan tentang penyakit DBD. Respon positif dan antusiasme guru terhadap pelaksanaan sosialisasi ditunjukkan dari rata-rata pengetahuan guru tentang DBD yang baik.