Michel Sutedja
Universitas Bunda Mulia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perancangan Ulang Identitas Visual Dan Media Promosi Hamta.Ku Petshop Untuk Meningkatkan Brand Awareness Feren Velincia Sanjaya S; Michel Sutedja
DEKAVE : Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/dekave.v14i3.130139

Abstract

The design of this thesis work was made with the aim of producing a new visual identity design to improve brand identity, differentiate itself from competitors, and adjust to the changing needs of the target market. The redesign of Hamta.ku Petshop also allows the improvement of the weaknesses of the old identity, this strengthening the image and competitiveness of Hamta.ku Petshop in the market. The research method used in this design is a qualitative method with interview data collection, and collecting data on public views through distributing questionnaires, as well as making direct observations of Hamta.ku and other Petshop.The result of this design is a logo design that has a visual that suits the target market. By creating an attractive visual using colours and characters as its identitykey word: Petshop, Logo, brand identity, Pets, media promotion
Perancangan Kampanye Digital Untuk Meningkatkan Brand Awareness Nissin Gabin Maria Angeline Widi Hapsari; Michel Sutedja
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 8, No 1 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v8i1.9466

Abstract

Biskuit gabin sudah ada sejak jaman baby boomers, biskuit ini merupakan biskuit legendaris yang disukai jaman kakek nenek kita. Dengan berjalanya waktu biskuit ini kurang dikenal oleh kalangan masyarahat, teknologi semakin canggih seperti adanya internet dapat mendorong pemasaran dan penyebaran informasi yang lebih luas terkait produk-produk seperti biskuit gabin. Media sosial menjadi salah satu sarana informasi yang muncul karena perkembangan teknologi saat ini. Mulai dari generasi y dan z setiap harinya menghabiskan waktunya dengan mengakses media sosial. Dalam dunia marketing, banyak perusahaan yang memanfaatkan teknologi ini dalam pengembangan usaha seperti PT Nissin Biscuit Indonesia. Dalam pemasaran brand ini sudah memiliki identitas, tetapi tidak semua produk yang dimili dikenal oleh kalangan masyarakat. Salah satu yang dimaksud adalah Nissin Gabin, terdapat 53,4% yang kurang mengetahu brand ini. Dalam hal ini dapat dicerminkan kurangkan brand awareness terhadap produk nissin Gabin. Untuk mengetahui brand awareness peneliti menggunakan metode kualitatif dengan mewawancarai narasumber untuk menggali data mengenai Nissin Gabin dan metode penelitian kuantitatif untuk menggali data mengetahui brand awareness dari Nissin Gabin.  Oleh karena itu, perlu dilakukannya perubahan dengan melakukan perancangan kampanye digitial untuk meningkatkan brand awareness Nissin Gabin. Pada konten media sosial terdapat 3 proses, yaitu planning (perencanaan), doing (eksekusi), memory (mengabadikan momen), pada konsep ini terdapat informasi yang disampaikan kepada audience dan dibagikan melalui media sosial yaitu instagram, facebook, twitter.