Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EFEKTIFITAS TEKNIK PENDEKATAN PRAGMATIK DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS VIIII SMP NEGERI 1 TAMBANGAN T.A.2015-2016 S.Pd., M.Pd., HANAPI LUBIS
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1659.644 KB)

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah : (1) Sejauh manakah hasil belajar keterampilan berbicara siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tambangan Tahun Pembelajaran 2015-2016 dengan menggunakan teknik pendekatan pragmatik? (2) Sejauh manakah efektivitas pendekatan pragmatik terhadap hasil belajar keterampilan berbicara siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tambangan Tahun Pembelajaran 2015-2016? (3) Apakah ada pengaruh yang signifikan menggunakan pendekatan pragmatik terhadap hasil belajar keterampilan berbicara siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tambangan Tahun Pembelajaran 2015-2016.Tujuan dalam penelitian ini adalah : (1) Untuk mendeskripsikan sejauh manakah hasil belajar keterampilan berbicara siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tambangan Tahun Pembelajaran 2015-2016 dengan menggunakan pendekatan pragmatik. (2) Untuk mendeskripsikan sejauh manakah efektivitas pendekatan pragmatik terhadap hasil belajar keterampilan berbicara siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tambangan Tahun Pembelajaran 2015-2016. (3) Untuk mendeskripsikan apakah ada pengaruh yang signifikan menggunakan pendekatan pragmatik terhadap hasil belajar keterampilan berbicara siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tambangan Tahun Pembelajaran 2015-2016. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kuasi eksperimen. Dalam pelaksanaan penelitian ini penulis melakukan ekpsrimen tentang dua pendekatan pembelajaran keterampilan berbicara yang berbeda dimana kelompok eksperimen diberikan perlakuan pembelajaran keterampilan berbicara dengan menggunakan pendekatan pragmatik sedangkan kelompok kontrol tanpa menggunakan pendekatan pragmatik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa “Penerapan teknik pendekatan pragmatik efektif dalam meningkatkan hasil belajar keterampilan berbicara siswa SMP Negeri 1 Tambangan Tahun Pembelajaran 2015-2016” Dibandingkan dengan kriteria penilian yang telah diajukan sebelumnya, dan ternyata nilai uji thitung lebih besar daripada ttabel, sehingga hipotesis Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian penerapan teknik pendekatan pragmatik efektif dalam meningkatkan hasil belajar keterampilan berbicara siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tambangan Tahun Pembelajaran 2015-2016.
ANALISIS WACANA DONGENG GRIMM BERSAUDARA KAJIAN PRAGMATIK S.Pd., M.Pd., HANAPI LUBIS
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2458.457 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ujaran ujaran yang mengandung implikatur, referen, praanggapan, inferen, dangaya bahasa dalam dongeng Grimm bersaudara. Selain itu makna tersirat juga dianalisis dengan menggunakan pragmatik.Dalam penelitian ini ada tiga dongeng yang dianalisis yakni, die Bremer Stadtmusikanten, der Jaeger und dieSchwarienjungfrau, das Kaetzchen und die Stricicnadei. Untuk meneliti dongeng-dongeng tersebut digunakan teori Brownand Yule (1996) yang menonjolkan analisis wacana dan pragmatiknya, Keraf (2004) yang menonjolkan penggunaan gayabahasa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah tigadongeng Grimn bersaudara yang terdapat dalam buku "Die schoensten Tiermaerchen." Data yang digunakan adalah ujaranujaranyangmengandungimplikatur,referen,praanggapan,inferen,kemudianfrase,kalimat,dangayabahasayangterdapat dalam ketiga dongeng tersebut. Sedangkan untuk menunjukkan seringnya muncul ujaran atau gaya bahasa dalam dongengtersebut digunakan data kuantitatif. Dengan diketahuinya jumlah munculnya ujaran-ujaran dan gaya bahasa tersebut dapatdiketahui cenderung ke mana interpretasi dan makna tersirat dongeng tersebut. Hasil analisis data dan makna tersirat dariketiga dongeng tersebut menyinggung masalah sosial, budaya, agama, dan ekonomi. Dongeng die Bremer Stadtmusikantenmenyinggung tentang usaha orang-orang yang sudah tua, melarikan diri dari majikannya, karena dianggap tidak bergunalagi, sehingga akan disingkirkan. Dongeng der Jaeger und die Schwanenjungfrau menyinggung tentang seorang pemburuyang berhasil membebaskan satu kota yang sudah lama dikutuk. Dongeng das Kaetzchen und die Stricknadel menyingungmasalah ekonomi, dimana seorang keluarga ibu miskin mendapatkan sumber penghasilan baru karena kebaikannyamenolong seekor kucing sakit. Akhirnya pesan-pesan yang terdapat dalam ketiga dongeng tersebut bisa dijadikan peringatanbagi pembacanya dalam kehidupan bermasyarakat dan beragama. Dongeng tersebut bukan hanya menghibur tetapi harusbermanfaat.
HUBUNGAN KETERAMPILAN MENGGUNAKAN DEIKSIS DENGAN KEMAMPUAN PRAGMATIK SISWA KELAS XII SMA NEGERI 1 HALONGONAN TAHUN PEMBELAJARAN 2016/2017 S.Pd., M.Pd., HANAPI LUBIS
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 3 No 1 (2018): Vol.3. No. 1. Januari 2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.975 KB)

Abstract

Masalah penilitian ini disebabkan para siswa SMA hanya mengetahui istilah-istilah deiksis dan jenis deiksis, tetapi belum mampu menggunakan deiksis tersebut sesuai konteks pemakaian bahasa tersebut. Padahal konsep deiksis memiliiki acuan yang sama dengan kategori gramatikal seperti kata ganti yang menerangkan berbagai identitas dalam konteks, seperti konteks sosial, ruang, waktu atau tempat. Penelitian ini mengakaji tentang deiksis personal (Kata ganti orang), deiksis ruang (Kata ganti tempat), deiksis waktu, deiksis wacana, dan deiksis sosial. Penelitian ini dilakukan di kelas XII SMA Negeri 1 Halongonan mulai pada bulan Oktober 2016 sampai Januari 2017 dengan menggunakan sampel sebanyak 26  siswa yakin 15% dari jumlah populasi sebanyak 172 siswa dengan menggunakan 40 soal/variabel. Penelitian memiliki hasil yakni: 1) Nilai rata-rata keterampilan menggunakan deiksis = 79,80 hal ini digambarkan bahwa tingkat keterampilan menggunakan deiksis siswa kelas XII SMA Negeri 1 Halongonan Tahun Pembelajaran 2016/2017adalah baik; 2) Nilai rata-rata kemampuan Pragmatik = 76,53 hal ini digambarkan bahwa tingkat kemampuan Pragmatik siswa kelas XII SMA Negeri 1 Halongonan Tahun Pembelajaran 2016/2017dikategorikan baik; 3) Diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,520 dapat dikatakan bahwa hubungan keterampilan menggunakan deiksis dengan kemampuan Pragmatik siswa kelas XII SMA Negeri 1 Halongonan Tahun Pembelajaran 2016/2017adalah korelasi yang sedang; 4) Ada   hubungan   yang   signifikan   antara   keterampilan menggunakan deiksis dengan kemampuan   Pragmatik   siswa kelas XII SMA Negeri 1 Halongonan tahun Pembelajaran 2016/2017.  Maka hipotesis altemative diterima kebenarannya dan tolak hipotesis nol. Besar hubungan tersebut adalah 2,97; 5) Hubungan determinasi antara keterampilan menggunakan deiksis dengan kemampuan pragmatik adalah sebesar 27,04%.