Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Perbandingan Lampu Led Dengan Lampu Halogen Pada Air Field Lighting (Afl) Sebagai Upaya Efisiensi Penggunaan Energi Listrik di Bandar Udara Halu Oleo Nurliana; Bunyamin; Yuni Aryani Koedoes; Hasmina Tari Mokui; St. Nawal Jaya; Achmad Nur Aliansyah
Resistor: Jurnal Pendidikan Vokasional Teknik Vol 1 No 1 (2023): Edisi Mei 2023
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/resistor.v1i1.18

Abstract

Pemanfaatan teknologi kelistrikan di Bandara Haluoleo salah satunya pada pelayanan pesawat, berguna memandu melakukan take off dan landing. Salah satu peralatan yang terdapat pada pelayanan pesawat yaitu AFL (Airfield Lighting System) yang digunakan membantu pesawat menuju landas pacu maupun ke tempat parkir menggunakan lampu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan intensitas cahaya serta perbandingan efisiensi lampu halogen dan LED pada AFL. Data yang diperoleh dari Bandara akan dianalisis dengan menggunakan rumus dan data yang tersedia. Setelah data teknis yang dibutuhkan telah lengkap, selanjutnya perbandingan lampu LED dengan halogen pada AFL sebagai upaya efisiensi penggunaan energi listrik. Hasil perhitungan kuat cahaya pada lampu halogen di taxiway alpha dan lampu LED di taxiway bravo Bandar Udara Halu Oleo, menunjukkan bahwa kuat cahaya yang dihasilkan pada lampu halogen dengan daya 45 Watt sebesar 2.239,25 Cd. Sedangkan kuat cahaya yang dihasilkan pada lampu LED dengan daya 15 Watt yang menggunakan faktor refleksi 0,98 sebesar 6.539,05 Cd. Hasil perhitungan penggunaan energi pada lampu halogen pada taxiway alpha dan lampu LED pada taxiway bravo Bandar Udara Halu Oleo dalam setahun menunjukkan bahwa penggunaan energi pada lampu halogen sebesar 768,86 Kwh dengan biaya Rp 1.110.786,17. Sedangkan penggunaan energi pada lampu LED sebesar 256,28 Kwh dengan biaya Rp 370.256,06.
Pemberdayaan UMKM Melalui Pelatihan Membangun Hubungan Pelanggan Berbasis WhatsApp Business Isnawaty Isnawaty; Hasmina Tari Mokui; Muh Ridwan; Zaid Helsinki Putra; Muhammad Agil Marwan Rahman; Rayhan Permana Putra; Muhammad Alifluqman Syah; Dani Ahmad Fauzi; Muh Arif Rahman Gani; ⁠Chandra Prasetya; Fajar Adika Rahman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1535

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan pelaku UMKM dalam membangun hubungan dengan pelanggan melalui pelatihan customer service berbasis digital. Permasalahan utama UMKM adalah keterbatasan dalam memanfaatkan platform digital untuk komunikasi dan peningkatan loyalitas pelanggan. Pelatihan dilaksanakan pada 22 Desember 2025 di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Kendari dengan melibatkan 8–10 pelaku UMKM. Metode pelatihan menggunakan pendekatan partisipatif dengan rasio praktik dan teori sebesar 70:30, yang berfokus pada pemanfaatan fitur WhatsApp Business, meliputi katalog produk, pesan otomatis, pengelolaan testimoni, dan pembentukan komunitas pelanggan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, praktik langsung, serta evaluasi post-test menggunakan Kahoot dengan 15 soal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 85% peserta memiliki tingkat pemahaman yang baik dan mampu mengaplikasikan fitur customer service digital secara langsung. Kegiatan ini memiliki implikasi manajerial dalam meningkatkan kualitas pelayanan pelanggan digital serta memperkuat loyalitas pelanggan UMKM dalam jangka panjang. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji dampak jangka panjang terhadap penjualan dan retensi pelanggan.
Design and Evaluation of an IoT-Based Monitoring and Biogas Distribution Control Prototype Using Palm Oil Mill Effluent Rifki Rifki; Asminar Asminar; Abdul Djohar; Mustarum Musaruddin; Hasmina Tari Mokui; Adhi Setiawan Samsul
Jurnal Media Elektrik Vol. 23 No. 3 (2026): MEDIA ELEKTRIK
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/metrik.v23i3.13277

Abstract

Palm Oil Mill Effluent (POME) can be converted to biogas through anaerobic digestion; however, prototype-scale monitoring requires careful interpretation of low-cost sensor data. This study developed and performed a preliminary functional evaluation of an ESP32-based monitoring and biogas distribution control prototype using a 120-L digester charged with 50 L of POME and 50 L of water for four weeks. Five-point comparisons yielded mean absolute errors of 1.10 °C for the DS18B20 temperature sensor, 0.10 bar for the WPT83-G pressure sensor, and 0.132 V for the PZEM-004T voltage channel, respectively. The Blynk dashboard was programmed to update every 2 s, which was not a network latency measurement. Digester MQ-4 nominal readings increased from 0-351 in week 1 to 1,988-3,420 in week 4, while gas-bag readings reached 450-750. Because the MQ-4 sensor was not calibrated with certified methane mixtures, these values are relative gas-sensitive readings rather than validated methane concentrations. Both solenoid valves followed four commanded on/off states. Therefore, the prototype demonstrates proof-of-concept functional integration of sensing, visualization, and valve actuation, while gas composition, gas volume, network reliability, and generator performance require further validation.