M. Adam Hibatullah
Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Sultan Agung, Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Jumlah Neutrofil Pewarnaan Gram Sampel Sputum dan Gambaran Radiologis Paru M. Adam Hibatullah; Rahayu Rahayu; Masfiyah Masfiyah; Mohamad Arif
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 15, No 2 (2024): April-Juni 2024
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf15211

Abstract

Gram staining is a routine microbiological examination performed on patients with pneumonia. The number of neutrophils in gram staining of sputum specimens helps determine the body's response to infection and the morphology of microorganisms that cause pneumonia. This study aimed to determine the correlation between the number of neutrophils found in gram staining of sputum samples and radiological images of the lungs in patients with pneumonia. This study was implemented with a cross-sectional design, involving 55 patients who underwent sputum microbiology and radiological examinations. The study was conducted at the Sultan Agung Islamic Hospital, Semarang from August 2022 to October 2022. The correlation between the two variables was tested using contingency coefficient analysis. The results showed that 52.7% showed infiltration and 47.3% showed no infiltration. Of the patients with infiltrates, 52.7% had Bartlett Criteria +1 = 6.8% and +2 = 20.6%; and had a semi-quantitative score of +1 = 44.8%, +2 = 27.5%, +3 = 24.1%, +4 = 3.4%. The p-value of the correlation test was 0.037, with an r value of 0.327. The proportion of Klebsiella pneumoniae was 32.72%. The conclusion of the study is that there is a correlation between the number of leukocytes from gram staining of sputum samples and the radiological picture of pneumonia patients at the Sultan Agung Islamic Hospital, Semarang.Keywords: pneumonia; infiltrate; gram staining; sputum; leukocytes ABSTRAK Pewarnaan gram merupakan pemeriksaan rutin mikrobiologi yang dilakukan pada pasien dengan pneumonia. Jumlah neutrofil pada pemeriksaan gram pada spesimen sputum membantu menentukan respon tubuh terhadap infeksi dan morfologi mikroorganisme penyebab pneumonia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara jumlah neutrofil yang ditemukan pada pewarnaan gram pada sampel sputum dengan gambaran radiologis paru pada pasien dengan pneumonia. Penelitian ini diterapkan dengan rancangan cross sectional, yang melibatkan 55 pasien yang mengikuti pemeriksaan mikrobiologi sputum dan pemeriksaan radiologi. Penelitian dilakukan di RS Islam Sultan Agung Semarang pada bulan Agustus 2022 sampai dengan Oktober 2022. Korelasi antara kedua variabel diuji dengan analisis koefisien kontingensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 52,7% menunjukkan adanya infiltrat dan 47,3% menunjukkan tidak adanya infiltrat. Dari pasien dengan infiltrat, 52,7% di antaranya mempunyai Bartlett Criteria +1 = 6,8% dan +2 = 20,6%; serta memiliki skor semi quantitative +1 = 44,8%, +2 = 27,5%, +3 = 24,1%, +4 = 3,4%. Nilai p dari uji korelasi adalah 0,037, dengan nilai r = 0,327. Proporsi Klebsiella pneumoniae adalah 32,72%. Kesimpulan penelitian adalah terdapat korelasi antara jumlah leukosit dari pewarnaan gram sampel sputum dengan gambaran radiologis pasien pneumonia di RS Islam Sultan Agung Semarang.Kata kunci: pneumonia; infiltrat; pewarnaan gram; sputum; leukosit