Erlina Suci Astuti
Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Malang, Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Motivasi Ibu Sebagai Faktor Penentu Status Gizi Anak dengan Usia 1-5 Tahun Erlina Suci Astuti; Siti Nurlailiyah; Fitriana Kurniasari Solikhah; Naya Ernawati
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 15, No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf15411

Abstract

Nutrition is a real challenge for developing countries including Indonesia. Malnutrition puts children at risk of disease and complications. Children aged 1–5 years are passive consumers, so the adequacy of nutritional intake for children depends on food preparation by their mothers. This study aimed to analyze the influence of maternal demographic and motivational characteristics on the nutritional status of 1–5-year-old children. The design of the study was cross-sectional, involving 68 mothers at Anggrek Integrated Service Post, Pandanwangi Health Centre, Malang who were selected by total sampling technique. After conducting the measurement of the whole variables, next the obtained data were analyzed using the multiple logistic regression test. The results of the analysis showed that the p-value for maternal motivation was 0.004 (significantly affecting child nutritional status). However for the other factors, obtained p -value greater than 0.05, so it could be interpreted that education, income, feeding pattern, age, occupation, parity, knowledge, upper arm circumference during pregnancy, and history of exclusive breastfeeding did not influence significantly significantly affected child nutritional status. Thus, it was concluded that the determining factor of the nutritional status of 1–5-year-old children in Orchid Posyandu was maternal motivation.Keywords: nutritional status; children aged 1–5 years; maternal motivation ABSTRAK Permasalahan gizi merupakan tantangan nyata bagi negara sedang berkembang termasuk Indonesia. Kekurangan gizi menyebabkan anak mengalami risiko penyakit dan komplikasi. Anak berusia 1-5 tahun merupakan konsumen pasif, sehingga kecukupan asupan gizi bagi anak bergantung kepada penyiapan makanan oleh ibunya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik demografi dan motivasi ibu terhadap status gizi anak berusia 1-5 tahun. Rancangan penelitian ini adalah cross-sectional, dengan melibatkan 68 ibu di Posyandu Anggrek, Puskesmas Pandanwangi, Malang yang dipilih dengan teknik total sampling. Setelah dilakukan pengukuran seluruh variabel, selanjutnya data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji regresi logistik ganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai p untuk motivasi ibu adalah 0,004 (berpengaruh secara signifikan terhadap status gizi anak). Namun untuk faktor lainnya, didapatkan nilai p lebih dari 0,05, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa pendidikan, pendapatan, pola asuh makan, umur, pekerjaan, paritas, pengetahuan, lingkar lengan atas saat hamil, dan riwayat pemberian air susu ibu eksklusif tidak berpengaruh secara signifikan terhadap status gizi anak. Dengan demikian, disimpulkan bahwa faktor penentu dari status gizi anak berusia 1-5 tahun di Posyandu Anggrek adalah motivasi ibu.Kata kunci: status gizi; anak berusia 1-5 tahun; motivasi ibu