Flora Cristiani Hutapea
Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Membangun Generasi Cerdas, Bermoral, dan Berkarakter Kristiani melalui Bimbingan Belajar, Pelayanan Anak, dan Pembinaan Pemuda Gereja di Desa Hutauruk Hasundutan Evianti Kristiani Sipahutar; Resia Elisabeth Sianipar; Sriyanti br Pasaribu; Reja Karnina ]Banjarnahor; Flora Cristiani Hutapea; Indriana ]Hutagalung
DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Making Disciples for Christ
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Kristen IAKN Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan memberdayakan masyarakat melalui program yang sesuai dengan kebutuhan lokal. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Hutauruk Hasundutan, Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara dengan tujuan membangun generasi yang cerdas, bermoral, dan berkarakter Kristiani melalui program bimbingan belajar, pelayanan anak, dan pembinaan pemuda gereja. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan observasi, identifikasi kebutuhan, perencanaan program, pelaksanaan kegiatan, serta evaluasi partisipatif yang melibatkan pemerintah desa, gereja, orang tua, dan masyarakat. Program bimbingan belajar dilaksanakan melalui pendampingan akademik, pembelajaran kelompok, dan permainan edukatif. Pelayanan anak dilakukan melalui ibadah kreatif, cerita Alkitab, pujian, hafalan ayat, dan aktivitas pembentukan karakter. Sementara itu, pembinaan pemuda dilaksanakan melalui persekutuan, diskusi, pelatihan kepemimpinan, pelayanan sosial, dan kegiatan gotong royong. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar, partisipasi peserta dalam kegiatan gereja, kemampuan bekerja sama, kepemimpinan, serta pemahaman nilai-nilai Kristiani pada anak dan pemuda. Program juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, gereja, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung pembinaan generasi muda secara berkelanjutan. Dengan demikian, integrasi bimbingan belajar, pelayanan anak, dan pembinaan pemuda gereja terbukti menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan, karakter, dan kehidupan spiritual masyarakat pedesaan.