Kiki Miftahul Hakiki
UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Nilai-Nilai Pendidikan dalam Surat Al-Ahzab Ayat 56 Bersholawat Kepada Nabi Hafid Hafid; Kiki Miftahul Hakiki
Jurnal Miftahul Ilmi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Miftahul Ilmi: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/miftahulilmi.v2i2.80

Abstract

The Quran is the last holy book that is a guideline for the lives of Muslims which was revealed to the Prophet Muhammad ﷺ to form noble morals. Many services have been brought to perfect the life of a Muslim. Among the rights that must be done by a Muslim is to pray for goodness to the Prophet ﷺ. The purpose of this study is to provide knowledge about the importance of praying to the Prophet. In this study, the author uses a literature study type of research by collecting document sources related to the focus of the study. This study explains that the content contained in the prayer has educational value in the form of faith education and moral education.
Perkembangan Keberagamaan Peserta Didik di Sekolah Dasar Kiki Miftahul Hakiki; Habibah Nur Azizah; Miftah Falah Udwi Syarfiah; Opik Taupik Kurahman
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i3.8444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh kajian literature terkait perkembangan keberagamaan peserta didik pada jenjang pendidikan Sekolah Dasar terkait bagaimana tahapannya, apa saja yang mempengaruhinya, serta bagaimana peran guru dalam pengembangan keberagamaan peserta didik dan apa yang menjadi tantangan dalam pengembangannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Systematic Literature Review. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa peserta didik usia sekolah dasar (7–12 tahun) melewati dua fase, yaitu masa tamyiz dan amrad, yang menuntut pendekatan keberagamaan sesuai dengan karakteristik usia mereka. Hasil penelitian juga menegaskan pentingnya peran guru dalam menanamkan nilai-nilai religiusitas melalui kegiatan rutin seperti shalat dhuha, membaca doa sebelum belajar, serta hafalan surat pendek. Nilai-nilai keagamaan yang ditanamkan meliputi aqidah, akhlak, kedisiplinan, dan kejujuran. Pembiasaan dan penanaman nilai tersebut menjadi dasar penting dalam mengembangkan sikap serta perilaku keberagamaan peserta didik secara berkelanjutan.