Nurcholish Arifin Handoyono
Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Eksperimentasi Model Contextual Teaching and Learning untuk Mata Kuliah Pekerjaan Dasar Otomotif Nurcholish Arifin Handoyono; Rabiman Rabiman; Yuda Kristovan
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 5 No. 1 (2020): April
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.573 KB) | DOI: 10.21831/dinamika.v5i1.30998

Abstract

This study compared the effectiveness of Contextual Teaching and Learning (CTL) model and conventional learning on learning outcomes of basic automotive work. This research is a quasi-experiment type. The research population is 10th-grade students of TKR SMK Muhammadiyah I Sleman in the academic year of 2018/2019. A random cluster sampling technique was employed. It was determined that class A (25 students) was for the experimental class and class B (26 students) was for the control class. Multiple-choice tests were used as data collection instruments. Data were analyzed using descriptive analysis technique. The prerequisite analysis tests were normality and homogeneity tests, whereas the hypothesis test was the t-test. The results concluded that the use of CTL model is more effective than conventional learning when it comes to learning outcomes, indicated by a value of tcount (3.615) which was larger than ttable (1.676) with P value of 0.0007 ( less than 0.05).Penelitian bertujuan untuk mengetahui efektifitas hasil belajar pekerjaan dasar otomotif antara siswa yang menggunakan model Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian merupakan Eksperimen Semu. Populasi penelitian yaitu siswa kelas X TKR SMK Muhammadiyah I Sleman tahun ajaran 2018/2019. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik random cluster sampling, ditetapkan kelas X TKR A adalah kelas eksperimen dengan jumlah 25 siswa dan kelas kontrol adalah X TKR B yang dengan jumlah 26 siswa. Instrumen pengambilan data menggunakan tes pilihan ganda. Teknik analisis data menggunakan analisis diskriptif, uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas dan uji homogenitas, sedangkan uji hipotesis yaitu uji-t. Hasil uji hipotesis menyimpulkan bahwa menggunakan dengan menggunakan model CTL hasil belajar siswa lebih efektif dari pada menggunakan model pembelajaran konvensional, hal ini ditunjukkan dengan nilai thitung (3,615) > ttabel (1,676) dengan nilai signifikasinya (P=0,0007 < 0,05).