Ahmad Taufiq
Universitas Islam Majapahit

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Review Perolehan Medali Cabor Renang 2025: Kebangkitan Era Baru Perenang Muda Indonesia Ahmad Taufiq; Rahmat Efendi; Aldi Karimullah; Nazmatus Zahira
Indonesian Journal of Social Issues Vol. 1 No. 2 (2026): April, Social Media Addiction and the Decline of Face-to-Face Interaction Among
Publisher : CV. Scholar Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66052/ijosim.v2i1.365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi atlet renang usia remaja (di bawah 21 tahun) terhadap perolehan medali tim nasional akuatik Indonesia pada ajang SEA Games 2025 serta menelaah implikasinya terhadap keberlanjutan prestasi menuju level Asian Games dan Olimpiade. Penelitian menggunakan desain deskriptif analitis dengan pendekatan studi literatur dan observasi media digital (netnografi ringan). Data sekunder diperoleh dari tabel resmi perolehan medali SEA Games 2025 dan laporan World Aquatics, sedangkan data primer dikumpulkan melalui analisis rekaman pertandingan dan wawancara atlet yang tersedia di media digital. Analisis dilakukan melalui komparasi kelompok usia (senior dan U-21), analisis konten audiovisual, serta evaluasi progresi performa berdasarkan perbandingan seed time dan final time. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 60% medali emas cabang akuatik Indonesia disumbangkan oleh atlet usia remaja, dengan dominasi signifikan pada nomor gaya dada, gaya punggung, dan estafet. Temuan ini menandai keberhasilan program regenerasi atlet berbasis Long-Term Athlete Development (LTAD) serta integrasi sport science dan pelatihan internasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa SEA Games 2025 merupakan titik balik penting bagi kebangkitan renang Indonesia, sekaligus menegaskan perlunya strategi keberlanjutan berupa perlindungan psikologis, manajemen karier jangka panjang, dan peningkatan jam terbang internasional bagi atlet muda. 
Peningkatan Kapasitas Manajemen Usaha melalui Pendampingan Tenaga Kerja Mandiri Pemula (TKMP) di Kabupaten Sleman Ahmad Taufiq; Rahmat Efendi; Aldi Karimullah; Wulyo Sigit Nawawi; Afif Bayhaqi
Indonesian Journal of Social Issues Vol. 1 No. 2 (2026): April, Social Media Addiction and the Decline of Face-to-Face Interaction Among
Publisher : CV. Scholar Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66052/ijosim.v2i1.388

Abstract

Program Tenaga Kerja Mandiri Pemula (TKMP) merupakan inisiatif strategis Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia yang bertujuan mendorong penciptaan lapangan kerja melalui pengembangan kewirausahaan. Namun demikian, wirausaha pemula masih menghadapi berbagai kendala, khususnya pada aspek manajemen usaha dan keberlanjutan bisnis. Artikel ini bertujuan mendokumentasikan serta menganalisis proses pendampingan yang dilaksanakan oleh Pusat Pengembangan Kewirausahaan (PPKwu) LPPM Universitas Sebelas Maret terhadap kelompok penerima manfaat TKMP di Kabupaten Sleman. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif yang meliputi tahapan diagnosa permasalahan, intervensi melalui bimbingan teknis, serta monitoring dan evaluasi pelaksanaan usaha. Hasil pendampingan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada tata kelola administrasi kelompok, pemahaman strategi pemasaran digital, serta penguatan motivasi dan sikap kewirausahaan anggota kelompok. Selain itu, dokumentasi lapangan mengonfirmasi bahwa bantuan sarana usaha yang diberikan telah dimanfaatkan secara produktif dan sesuai dengan rencana pengembangan usaha kelompok sasaran. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendampingan partisipatif berperan penting dalam meningkatkan kapasitas dan keberlanjutan usaha wirausaha pemula penerima program TKMP.