Zeinab Nurlena Y. Suma
Program Studi Kehutanan Fakultas Kehutanan Universitas Gorontalo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KEANEKARAGAMAN SATWA DIKAWASAN MANGROVE DI DESA KATIALADA KECAMATAN KWANDANG KABUPATEN GORONTALO UTARA Alexander Ruruh; Zeinab Nurlena Y. Suma
HUMANITIS: Jurnal Homaniora, Sosial dan Bisnis Vol. 2 No. 1 (2024): HUMANITIS : Jurnal Humaniora, Sosial dan Bisnis
Publisher : ADISAM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The diversity of animals found in an area can indicate how things are in the area. The purpose of this study was to identify the diversity of animals in the mangrove forest in Katialada Village, Kwandang District, North Gorontalo Regency, especially aves and reptiles. This research was carried out in the village of Bolalo in March – May 2024. The data obtained from the results of surveys and interviews were then processed using qualitative methods. The results showed thet there were 8 typ es of animals, espe cially aves and reptiles, namely there were 7 types of aves and one type of reptile. Damage to mangrove forests in the coastal area of Katialada Village is caused by land use changes which result in changes in the area of mangrove forest.
Pemberdayaan Potensi Limbah Sabut Kelapa Menjadi Briket Arang Untuk Umkm Desa Ilotunggula Alexander Ruruh; Nurkhaliza Katili; Wira Arianta Pratama; Sandra Gobel; Andi Delihula; Ristiyawati Hulalata; Cintya Manalib; Ulfa Lihawa; Saskia AR. Ahmad; Mohamad Lavender Malipi; Zeinab Nurlena Y. Suma
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/2kf39p35

Abstract

Desa Ilotunggula memiliki potensi lokal yang melimpah, terutama dalam ketersediaan bahan baku biomassa seperti tempurung kelapa, serbuk gergaji, dan limbah pertanian lainnya. Namun, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Pemberdayaan Masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengembangkan, dan mengimplementasikan pemanfaatan potensi lokal melalui produksi briket arang sebagai produk unggulan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Desa. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif, pelatihan teknis, serta uji coba produksi dan pemasaran briket ramah lingkungan. Hasil Pemberdayaan ini menunjukkan bahwa dengan melalui pelatihan dan pendampingan mampu meningkatkan keterampilan teknis, kesadaran lingkungan, serta menciptakan nilai tambah ekonomi secara signifikan. Briket arang yang berasal dari sabut kelapa memiliki kualitas yang kompetitif, efisien, dan berdaya saing tinggi di pasar lokal. Kesimpulan dari Pemberdayaan ini menegaskan bahwa pemanfaatan potensi lokal tidak hanya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa, tetapi juga mendukung pengembangan energi alternatif yang berkelanjutan. Rekomendasi diarahkan pada penguatan kelembagaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Desa Ilotunggula, peningkatan kapasitas produksi, dan dukungan kebijakan dari pemerintah daerah