Putu Dian Pratita Lestari
Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Potensi Teknologi Microentrapment-Hidrogel-2Metoksiestradiol (MEH-2ME) sebagai Supresor Hypoxia-Inducible Factor1 alpha (HIF-1alpha) dalam Upaya Preventif dan Kuratif Penanganan Preeklamsia Felita Surya Rini; Putu Dian Pratita Lestari; I Gusti Agung Dwi Mahasurya
JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol 1 No 2 (2012): JIMKI : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia
Publisher : BAPIN-ISMKI (Badan Analisis Pengembangan Ilmiah Nasional - Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini preeklamsia (PE) masih menjadi penyebab utama komplikasi kehamilan serta kematian pada ibu dan anak. Data WHO menunjukkan bahwa angka kejadian PE berkisar antara 5-15% dari seluruh kehamilan di dunia. Modalitas terapi PE saat ini hanya bersifat simtomatis dan belum mampu mencegah komplikasi yang ditimbulkan. Profilaksis yang tersedia pun masih dipertanyakan efektifitasnya. Patogenesis PE ditandai dengan invasi trofoblas yang dangkal sehingga menimbulkan kondisi hipoksia persisten yang menyebabkan peningkatan HIF-1-a-ME merupakan metabolit estradiol yang mampu menginhibisi translasi HIF-1a. Supresi terhadap HIF-1a akan mencegah transkripsi gen yang diregulasi oleh HIF-1a seperti ET-1, TGF-b3, AT1-AA, SLFT-1 dan sENG yang berperan penting dalam PE. Sayangnya, 2ME memiliki waktu paruh yang singkat. Enkapsulasi pada hidrogel termodifikasi terhadap 2-ME mampu mempertahankan efek teraupetik 2-ME hingga 160 hari. Pasca administrasi, 2-ME mampu menurunkan level HIF-1a, meningkatkan sifat invasif, dan migrasi trofoblas yang dibutuhkan dalam perkembangan arteri uteroplasenta yang adekuat, serta menurunkan tekanan darah dan level albumin urin maternal. Melihat efek klinis yang sangat menjanjikan, kombinasi MEC-2ME dapat menjadi modalitas mutakhir dalam upaya preventif dan kuratif penanganan PE.