Nonok Supartini
Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Tepung Bungkil Magot Terhadap Kualitas Eksternal telur Ayam Ras Petelur: The Impact of Maggot Meal Flour Used in Feed of External Quality of Laying Egg Hens Puspita Sovie Juniar; Hariadi Darmawan; Nonok Supartini
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol. 7 No. 2 (2025): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v7i2.113

Abstract

Strategi peningkatan efisiensi produksi dengan menggunakan bahan pakan yang harganya relatif murah dan mudah tersedia, sangat penting bagi industrialisasi di sektor perunggasan. Salah satu yang terkategori dalam hal tersebut adalah bahan pakan berasal dari maggot, dalam hal ini Tepung Bungkil Maggot (TBM), yang merupakan limbah berupa bungkil maggot dan belum banyak dimanfaatkan sebagai bahan pakan, khususnya pakan ayam ras petelur. Oleh karenanya, dilakukan penelitian ini yang bertujan untuk mengidentifikasi dan menganalisis pengaruh penambahan TBM terhadap kualitas eksternal telur ayam ras petelur. Penelitian ini merupakan penelitian percobaan menggunakan 4 perlakuan dan 12 ulangan, yaitu: P0 (pakan formulasi tanpa TBM); P1 (pakan formulasi dengan 5% TBM); P2 (pakan formulasi dengan 10% TBM); dan P3 (pakan formulasi dengan 15% TBM). Materi penelitian ini adalah 48 ekor ayam ras petelur fase layer berumur 50–52 minggu, dengan strain sama dan 12 butir telur yang dihasilkannya setelah disimpan selama 2 hari; bahan pakan formulasi, terdiri atas jagung giling, konsentrat jadi, dan bekatul, serta 2700 gr TBM. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa bahwa kualitas eksternal telur ayam ras dengan menggunakan TBM dalam pakannya terbukti teruji tetap memenuhi standar mutu terbaik menurut SNI. Penggunaan TBM dengan level 10% mampu memberikan pengaruh terbaik terhadap kualitas eksternal telur ayam ras, khususnya pada variabel kuantitatifnya (berat telur, berat kerabang, panjang dan diameter telur). Namun, perlu kajian lanjutan tentang penggunaan TBM dalam mengidentifikasi tingkat efisiensi produksi secara ekonomi, mengingat harga TBM relatif mahal dan keberadaanya masih terbatas. Kata kunci: Bahan Pakan, Kualitas Eksternal, Maggot, TBM, Variabel Kuantitatif