Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Memahami Variasi Lingkungan Lokal melalui Interaksi Tanah-Air-Vegetasi di Lanskap Perkebunan Moat Nur Meyla Ulfiana Botutihe; Wa Nini
INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/insologi.v5i2.7906

Abstract

This study aimed to analyze soil–water–vegetation interactions at multiple observation points within the plantation landscape surrounding Lake Moat, Indonesia. Six soil sampling points and two surface water points were selected to represent differences in micro-landscape conditions. Soil parameters, including pH, electrical conductivity (EC), total dissolved solids (TDS), temperature, and salinity, were measured in situ, while dominant vegetation species were identified as ecological indicators. The results showed consistently acidic soil conditions (pH 4.0–5.5) with clear variation in EC and TDS, separating the sampling points into two main groups (T1–T3 and T4–T6). Points with lower pH generally exhibited higher EC and TDS values, indicating differences in ion accumulation among observation points. In contrast, surface water parameters showed relatively stable conditions with near-neutral pH and narrower variation. Differences in dominant vegetation, from grasses at low-EC points to shrubs at high-EC points, further reflected ecological responses to soil chemical conditions. These findings confirm that local environmental heterogeneity is an inherent characteristic of the Moat plantation landscape and provide a basis for adaptive land management in tropical highland ecosystems.
Edukasi Pengelolaan Tanah Masam Berbasis Data Kimia Tanah dan Air bagi Petani di Kawasan Danau Moat Nur Meyla Ulfiana Botutihe; Wa Nini; Samsu Daud; Laode Alian; Very Very
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 02 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i02.3155

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk menjawab permasalahan tanah masam yang dialami petani di kawasan Danau Moat. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa pH tanah berada pada kisaran 4,0 – 5,5 dan pH air 6,08 – 6,97, dengan nilai EC dan TDS yang relatif rendah. Kondisi ini mengindikasikan rendahnya ketersediaan unsur hara akibat proses pencucian, sehingga tanaman tidak tumbuh optimal. Kegiatan pengabdian meliputi pengukuran kualitas tanah dan air, analisis data, serta edukasi dan demonstrasi teknik pengelolaan tanah masam, termasuk pengapuran, penambahan bahan organik, dan pengaturan drainase. Petani terlibat langsung dalam praktik lapangan sehingga memahami hubungan antara kondisi tanah dan produktivitas tanaman. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kemampuan petani dalam menerapkan teknik perbaikan tanah masam. Program ini diharapkan dapat mendorong praktik pertanian yang lebih berkelanjutan di kawasan Danau Moat