Untung Slamet Mulyono
SMA Sains Tahfizh Islamic Center Kabupaten Siak

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Moderasi Beragama dalam Pendidikan: Peran Kepemimpinan Islami dalam Membangun Toleransi dan Teladan Mokhtar Mokhtar; Untung Slamet Mulyono; Sulaiman Sulaiman
Journal of Innovative and Creativity Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v4i3.144

Abstract

Moderasi beragama adalah pendekatan dalam memahami agama yang menekankan pada keseimbangan, toleransi, dan penghormatan terhadap perbedaan. Dalam konteks pendidikan, moderasi beragama sangat penting untuk membangun masyarakat yang damai, inklusif, dan toleran. Kepemimpinan Islami memainkan peran krusial dalam mewujudkan moderasi beragama, karena pemimpin yang baik tidak hanya berfokus pada aspek spiritual, tetapi juga menjadi teladan dalam memperkuat nilai-nilai toleransi dan saling menghargai antarumat beragama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan Islami dalam mendorong moderasi beragama di sekolah, serta bagaimana prinsip-prinsip tersebut dapat diterapkan dalam praktik pendidikan untuk menciptakan lingkungan yang harmonis. Dengan pendekatan kualitatif dan analisis literatur, penelitian ini menemukan bahwa kepemimpinan Islami yang berbasis pada prinsip-prinsip keadilan, kesetaraan, dan penghormatan terhadap perbedaan dapat menjadi fondasi yang kuat dalam membangun pendidikan yang moderat dan toleran. Kepemimpinan yang adil dan bijaksana dapat mengarahkan siswa untuk memahami pentingnya nilai-nilai moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, pemimpin pendidikan yang menganut nilai-nilai Islami memiliki tanggung jawab besar untuk menciptakan suasana belajar yang menghargai perbedaan dan mendorong kesetaraan antarumat beragama, sehingga moderasi beragama dapat terwujud dengan baik dalam dunia pendidikan.