Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan serius di Indonesia sehingga diperlukan adanya program edukasi masyarakat yang efektif untuk menanggulanginya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keberhasilan dari program penyuluhan kesehatan guna meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pencegahan DBD di wilayah Tasikmalaya. Desain penelitian yang digunakan adalah kuasi-eksperimental, dengan penilaian sebelum dan sesudah intervensi dilakukan di antara peserta. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor pengetahuan rata-rata sebesar 24,43% setelah pelaksanaan intervensi. Temuan ini membuktikan bahwa upaya edukatif terstruktur dapat secara substansial memperbaiki kesadaran serta pemahaman publik mengenai langkah-langkah pencegahan DBD. Penelitian ini menekankan peran penting pendidikan berkelanjutan dan keterlibatan masyarakat dalam mengurangi wabah dengue.