Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Nilai-Nilai Moderasi dalam Pendidikan Agama Islam di Kurikulum Madrasah Aliyah/Sekolah Ali Iskandar Zulkarnain; Syarifah Soraya; Najwa Rizki Amalia; Yasmine Mumtaazah; Ciraenda Caenovea
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.217

Abstract

Penelitian ini membahas tentang integrasi nilai-nilai moderasi beragama dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) di Madrasah Aliyah. Moderasi beragama merupakan pendekatan keagamaan yang menekankan keseimbangan, toleransi, dan keadilan, sangat relevan di Indonesia dengan beragam agama dan budaya. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji penerapan nilai-nilai moderasi beragama dalam kurikulum PAI di Madrasah Aliyah serta mengidentifikasi tantangan implementasinya. Penelitian juga bertujuan merumuskan rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas pendidikan Islam berbasis moderasi dalam membentuk generasi yang toleran dan inklusif. Bahan dan metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan library research (studi pustaka) dengan mengkaji literatur relevan seperti buku, artikel, dan jurnal ilmiah tentang moderasi beragama dan kurikulum PAI. Data dianalisis secara kualitatif untuk mengidentifikasi pola, konsep, dan hubungan antar teori. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai moderasi beragama telah diintegrasikan dalam kurikulum PAI di Madrasah Aliyah melalui standar kompetensi lulusan dan metode pembelajaran. Implementasi dilakukan melalui pengajaran nilai toleransi, anti-kekerasan, komitmen kebangsaan, dan penerimaan tradisi lokal. Tantangan implementasi mencakup inkonsistensi penerapan, pemahaman guru yang beragam, dan pengaruh media sosial. Kesimpulannya, Integrasi nilai-nilai moderasi beragama dalam kurikulum PAI merupakan kebutuhan mendesak untuk membentuk karakter peserta didik yang toleran dan inklusif. Diperlukan pendekatan sistematis dan berkesinambungan untuk menjadikan pendidikan berbasis moderasi beragama sebagai fondasi dalam membentuk generasi yang matang secara spiritual dan sosial.