Wa Ode Srijuna Ramayana Ramayan
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Halu Oleo, Indonesia

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Efektivitas Pelaksanaan Program Pemberdayaan dan Pengembangan UMKM Pada Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Muna Junian Febriani; Akhyar Abdullah; Waode Srijuna Ramayana
PAMARENDA : Public Administration and Government Journal Vol 3, No 1 (2023): Edisi Juli
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Halu O

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/pamarenda.v3i1.31249

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui memahami, dan menganalisis secara mendalam mengenai efektivitas pelaksanaan program pemberdayaan dan pengembangan UMKM oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Muna. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, informan dalam penelitian ini sebanyak enam orang. Teknik pengumpulan data dilakukan secara observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan efektivitas yang dijalankan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Muna dalam pelaksanaan program pemberdayaan dan pengembangan UMKM di Kabupaten Muna belum efektif sesuai dengan indikator yang digunakan dalam penelitian ini yaitu ketepatan sasaran program, tujuan program, dan pemantauan program yang belum sepenuhnya tercapai. Sehingga berdampak pada pembinaan UMKM di Kabupaten Muna. Kata kunci : Efektivitas, Pemberdayaan, Pengembangan, UMKM.
Peran Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kota Kendari Pengembangan Objek Wisata Kebun Raya Kendari M Taufik; Asriani Asriani; Wd. Srijuna Ramayana
PAMARENDA : Public Administration and Government Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Edisi Juli
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/pamarenda.v4i1.10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran pemerintah pada objek wisata tersebut dan bagaimana pengembangan objek wisata Kebun Raya Kendari. Jenis penelitian yang digunakan kualitatif deskriptif. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Metode yang digunakan dalam menganalisis data penelitian ini terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa pemerintah pada objek wisata Kebun Raya Kendari belum maksimal karena dari 3 (tiga) indikator ada 1 (satu) indikator yang belum memadai, seperti fasilitator, akses jalan menuju objek wisata yang belum memadai dan jaringan telekomunikasi. Serta upaya pengembangan objek wisata Kebun Raya Kendari juga belum maksimal dilihat dari 3 (tiga) indikator yang belum maksimal, aksesibilitas, jalan menuju kebun raya Kendari masih kurang baik dan layanan transportasi umum belum tersedia. Atraksi, Objek wisata kebun raya Kendari belum maksimal, pengunjung merasa jenuh dan bosan dengan pemandangan alam yang tersedia tanpa ada “polesan” untuk memuaskan pengunjung karena minimnya fasilitas wahana bermain. Amenitas, Objek wisata kebun raya Kendari memiliki fasilitas yang kurang memadai seperti perlunya di adakan warung makan dan toko souvenir khas kebun raya Kendari sehingga mampu menarik wisatawan.
Implementasi Absensi Online Terhadap Peningkatan Disiplin Kerja di Sektor Publik : Studi Badan Keuangan Daerah Konawe Selatan Yesi Riski Sukmawati; Muh Nasir; Wd. Srijuna Ramayana
PAMARENDA : Public Administration and Government Journal Vol. 4 No. 2 (2024): Edisi November
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/pamarenda.v4i2.40

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi absensi online dalam meningkatkan  disiplin kerja aparatur sipil Negara pada Badan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Konawe Selatan. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan Metode wawancara, Observasi dan Dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi absensi online dari variabel implementasi dikatakan belum berjalan dengan baik karena masih ada beberapa indikator  yang masih lemah, yaitu pada indikator Sumber daya dinilai masih kurang cukup efektif karena pada sarana dan prasarananya masih ada kekurangan seperti pada aplikasi absensi online yang masih sering mengalami eror. Indikator disposisi dianggap belum stabil dikarenakan aplikasi ini masih rentan terhadap rujukan seperti titip absen, aplikasi ini juga diharapkan bisa dikembangkan lebih lanjut agar dapat memantau lokasi karyawan dikantor setelah absen kehadiran. Dan indikator Struktur birokrasi belum berjalan cukup efektif dikarenakan belum sesuai dengan SOP yang ada. Sedangkan pada variabel disiplin,indikator yang masih dianggap lemah yaitu pada indikator balas jasa dikarenakan pada penerapan absensi online jika ada pegawai ASN yang datang terlambat tetap masuk hadir pada absensi manual sehingga pada pemberian balas jasa tetap diberi 100%. Sanksi hukuman yang belum cukup tegas untuk pegawai yang sudah datang terlambat tetapi masih diberi keterangan hadir diabsensi manual.
Strategi Ombudsman RI dalam Pencegahan Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik: Studi Pada Kantor Ombudsman Perwakilan Sulawesi Tenggara Milda Ariyanti; Muh. Amir; Wa Ode Srijuna Ramayana
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 3: Maret 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i3.3181

Abstract

This study aims to determine how the ombudsman RI strategy in preventing maladministration of public service delivery and how to prevent maladministration of public service delivery. The method used in this research is descriptive qualitative research with data collection through observation, interviews, and documentation. The strategy of the ombudsman of Southeast Sulawesi representatives in preventing maladministration of public service delivery in general is still not good so that it has not been successful, especially in the goal indicator due to the lack of socialisation to the public about the ombudsman and the coverage of the ombudsman's working area which is far from the community environment in Southeast Sulawesi, then the environment because in environmental indicators both internal and external factors have not succeeded in carrying out the strategy of preventing maladministration in public service delivery in Southeast Sulawesi and in the learning indicator, the ombudsman of Southeast Sulawesi stopped cooperation between ombudsman friends so that this became inefficient due to the lack of quantity of human resources in the Southeast Sulawesi ombudsman office. The Ombudsman of Southeast Sulawesi representatives in preventing maladministration in accordance with the ombudsman regulation of the Republic of Indonesia number 41 of 2019 is still not good and not optimal, especially at the detection stage because it indirectly explains that the initiative to detect and track potential maladministration has not been carried out by the ombudsman of Southeast Sulawesi. Ombudsman sultra has carried out the entire series of prevention stages properly in accordance with applicable ombudsman regulations on procedures for preventing maladministration.
Strategi Penerapan Aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dalam Mendukung Transformasi Pelayanan Berbasis Digital di Kota Kendari Wa Ode Srijuna Ramayana Ramayan; Wa Limuna
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.367

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada fenomena yang menunjukkan bahwa jumlah penduduk yang beralih ke pelayanan berbasis digital melalui aplikasi Identitas Kependudukan Digital ternyata masih jauh dari target yang telah ditetapkan. Permasalahan tersebut dianalisis dengan menggunakan 5 tahapan strategi pemerintah yang dikemukakan oleh Geoff Mulgan yaitu Tujuan (Purposes), Lingkungan (Environments), Pengarahan (Directions), Tindakan (Actions), dan Pembelajaran (Learning). Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasilnya bahwa strategi penerapan aplikasi ini ternyata belum maksimal. Pemahaman pegawai yang terbatas, sumber daya yang terbatas, pengarahan yang tidak terlalu tegas, tindakan yang terbatas, evaluasi sebagai bentuk pembelajaran juga belum dimaksimalkan. Untuk mengatasinya, memerlukan pemahaman yang komprehensif melalui pendidikan dan pelatihan yang ditunjang dengan sumber daya keuangan dan manusia yang cukup, sarana dan prasarana yang memadai, arahan yang tegas dari pimpinan, sosialisasi di seluruh wilayah dengan berbagai media serta evaluasi rutin guna mengetahui hambatan maupun tantangan dalam prosesnya.