Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MENTORING STRENGTHENING STRATEGY MANAGEMENT: Business Competition of Madura Shop (Toko Madura) Community at Sebani District Dewi Masita
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 1 No 01 (2024): Sinergi Ilmu dan Nilai: Pengembangan Komprehensif untuk Masyarakat Berdaya
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari pendampingan ini adalah ingin menguatkan manajemen strategi komunitas warung Madura sekitar daerah kelurahan Sebani dalam persaingan bisnis dengan Indomaret, Alfamaret dan toko Basmalah milik pesantren Sidogiri. Metode pendekatan yang digunakan untuk menguatkan manajemen strategi komunitas warung Madura dalam berbisnis adalah pendekatan Asset Based Community Development (ABCD), dimana merupakan pendekatan pengabdian yang memberdayakan aset-aset yang dimiliki oleh sebuah komunitas warung Madura. Hasil terlaksananya program penguatan manajemen strategi komunitas warung Madura dalam berbisnis adalah sangat berpengaruh terhadap penambahan SDM manajemen strategi, kreatifitas,dan kesejahteraan komunitas warung Madura, dan perubahan komunitas warung Madura yang lebih solid mempunyai image yang positif terhadap perubahan social bisnis yang kompetitif.  
The Depths of the Human Soul: Freud's Deconstruction and the Reconstruction of the Spirit in the Book of Sirr al-Asrar Dewi Masita; Khabibah Khabibah
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 1 No. 2 (2025): Mei-Agustus ("Spesial Issue")
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v1i2.62

Abstract

This study explores the complexity of the human psyche through hermeneutical methods, while reexamining Freud's psychological map with a deconstructive approach. The structure of the id, ego, and superego is reexamined, and the concept of the soul is reformulated based on Abdul Qadir al-Jilani's Sirr al-Asrar. This literature research relies on primary sources, particularly Freud's works and texts from Sirr al-Asrar. The findings indicate that Freud's structure of the soul is limited to a psychodynamic understanding, while Sirr al-Asrar offers a spiritual dimension as a center of consciousness capable of addressing the existential challenges of today. The hermeneutic approach opens up a richer perspective on the psychological dynamics of modern humans. This research report makes an important contribution to the field of psychospirituality and contemporary psychotherapy practices.
Mengangkat Martabat Lansia Perempuan: Penguatan Spiritual-Psikologis untuk Mewujudkan Kemandirian Ekonomi di Pasuruan Dewi Masita; Nurul Fauzah Nurul Fauzah
Jurnal Pengabdian Masyarakat (J-AbMas) Vol. 1 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (J-AbMas)
Publisher : CV. Dalle’ Deceng Abeeayla

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69623/j-abmas.v1i3.198

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) “Mengangkat Martabat Perempuan Lanjut Usia” dilaksanakan di Pasar Kraton, Kota Pasuruan, selama Januari–Juni 2025 untuk memperkuat harkat, ketahanan psikologis, dan kemandirian ekonomi perempuan lanjut usia melalui hasil kegiatan sederhana di alam. Program ini diikuti oleh para lansia yang memilih untuk mandiri tanpa bergantung pada bantuan keluarga maupun bantuan sosial, serta memaknai kegiatan kewirausahaan sebagai bentuk pemeliharaan harga diri, kesehatan mental, dan keberlanjutan hidup di usia senja. Metode pendampingan dilakukan secara partisipatif melalui sesi berbagi pengalaman, penguatan spiritual-psikologis, pembelajaran berdagang sederhana, dan pembentukan kelompok dukungan sosial di pasar. Hasil dari Program Pengabdian Masyarakat (PKM) meliputi peningkatan kepercayaan diri, pengambilan keputusan, dan kemampuan mengelola kegiatan usaha secara mandiri. Interaksi sosial di pasar dan dukungan antar peserta mengurangi kesepian dan memperkuat hubungan dengan lansia. Analisis teoretis mengungkapkan bahwa hasil program berkaitan dengan empat tahap: pemberdayaan psikologis, dukungan antar generasi, dukungan sosial, dan kesejahteraan spiritual. PKM ini menekankan bahwa pemberdayaan para lansia tidak hanya tentang peningkatan pendapatan tetapi juga mencakup pemulihan martabat, makna hidup, dan ketahanan mental, yang dipupuk melalui praktik sehari-hari yang sederhana namun bermakna.