p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Medika: Medika
Rudi Hamarno
Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Status Fisik Berbasis ASA terhadap Saturasi Oksigen pada Pasien Post Operasi dengan General Anestesi Arinda Miftakhul Jannah; Rudi Hamarno; Budiono Budiono; Supono Supono
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/9vvqk133

Abstract

Sistem ASA (American Society of Anesthesiologists) merupakan metode evaluasi praoperasi untuk menentukan status fisik pasien. Pasien dengan status ASA lebih tinggi berisiko mengalami gangguan kardiovaskular yang dapat menurunkan aliran darah dan transportasi oksigen ke jaringan, terutama setelah menjalani anestesi umum yang dapat menyebabkan hipoventilasi dan penurunan saturasi oksigen. Kegiatan ini menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil secara purposive sampling sebanyak 71 pasien post operasi dengan general anestesi di RSUD dr. Iskak Tulungagung. Data status fisik berbasis ASA dan saturasi oksigen dikumpulkan melalui observasi dan rekam medis, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Mayoritas responden memiliki status fisik ASA II (60,6%). Hampir setengah dari responden mengalami saturasi oksigen <95% (49,3%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai signifikansi dengan koefisien korelasi -0,582, menandakan terdapat hubungan negatif sedang antara status fisik berbasis ASA dan saturasi oksigen pada pasien post operasi dengan general anestesi. Terdapat hubungan yang signifikan antara status fisik berbasis ASA dan saturasi oksigen pada pasien post operasi dengan general anestesi di RSUD dr. Iskak Tulungagung. Semakin tinggi status ASA, semakin besar risiko penurunan saturasi oksigen pada pasien tersebut.  
Edukasi Massage Dengan Relaksasi Napas Dalam Terhadap Skala Nyeri pada Tindakan Injeksi IV Line Aidatun Nisfullaila; Rudi Hamarno; Nurul Pujiastuti; Wiwin Martiningsih
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/f20w6d45

Abstract

Beberapa pasien mengalami nyeri hebat setelah menjalani prosedur operasi. Nyeri yang dirasakan pasien terutama setelah prosedur bedah seringkali sangat parah serta dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan meningkatkan kecemasan pasien. Namun, beberapa tindakan medis untuk penanganan nyeri juga dapat menyebabkan efek nyeri. Seperti tindakan injeksi obat anti nyeri melalui intravena yang sering menimbulkan rasa nyeri dan tidak nyaman saat diberikan kepada pasien. Untuk mengetahui efektifitas massage dan relaksasi napas dalam terhadap skala nyeri pada tindakan injeksi obat iv line pasien post operasi. Desain yang digunakan dalam kegiatan ini adalah quasy experiment tanpa menggunakan kelompok kontrol acak, peneliti melakukan kegiatan dari efek massage dan relaksasi napas dalam terhadap nyeri pada tindakan injeksi iv line pasien post operasi. Skala nyeri dari kedua kelompok perlakuan dapat dibandingkan sesudah intervensi untuk melakukan kegiatan ini. Menunjukkan hasil uji independent sample t-test setelah diberikan perlakuan massage dan relaksasi napas dalam ada perbedaan rata-rata hasil antara kedua kelompok perlakuan. Berdasarkan hasil kegiatan yang telah dilakukan didapatkan hasil adanya perbedaan efektifitas massage dan relaksasi napas dalam terhadap skala nyeri pada tindakan injeksi IVline pasien post operasi.