Hipertensi disebut sebagai "silent killer", adalah salah satu penyakit terkuat yang dihadapi umat manusia saat ini dan harus dibahas seperti itu. Jika tekanan darah sistolik dan diastolik seseorang mencapai 140 mmHg, mereka dianggap hipertensi. Kebaruan penelitian ini karena meneliti tingkat kepatuhan, pengetahuan, dan peran keluarga terhadap pasien hipertensi rawat jalan selama pandemi Covid-19. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan tingkat kepatuhan, kesadaran, dan partisipasi orang tua pada pasien hipertensi rawat jalan di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan selama wabah Covid-19. Metode penelitian digunakan dengan cara deskriptif cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 86 responden yang merupakan pasien hipertensi arteri yang menerima perawatan rawat jalan. Hasil penelitian diperoleh bahwa tingkat kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi rawat jalan di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan mayoritas tergolong tinggi (64,5%), tingkat pengetahuan tentang hipertensi pada pasien hipertensi rawat jalan di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan mayoritas tergolong tinggi (91,8%) dan tingkat peran keluarga terhadap pasien hipertensi rawat jalan di RSUD Dr. Pirngadi kota medan mayoritas tergolong kurang (94,5%). Kesimpulan penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dan peran keluarga terhadap tingkat kepatuhan minum obat pasien hipertensi rawat jalan di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan.