Tanzil
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DINAMIKA PERUBAHAN SOSIAL EKONOMI DALAM KOMUNITAS PETANI DI KECAMATAN TINANGGEA KABUPATEN KONAWE SELATAN Tanzil; Ratna Supiyah; Suharty Roslan
Welvaart: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol. 6 No. 2 (2025): EDISI DESEMBER
Publisher : Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/welvaart.v6i2.98

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika perubahan sosial dan ekonomi dalam komunitas petani di Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan  meliputi wawancara mendalam dengan petani, observasi langsung dan dokumentasi. Pemilihan informan dalam penelitian ini dilakukan secara purposive. Untuk menganalisis data, digunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menujukan bahwa adanya kemampuan masyarakat petani untuk  beradaptasi dengan perubahan sosial dan ekonomi yang terjadi. Perubahan tersebut telah mendorong munculnya teknologi pertanian, kemudahan akses informasi, serta peningkatan pergerakan masyarakat dalam  penyebaran nilai-nilai dan berbagai kebiasaan baru. Walaupun demikian, dalam penelitian ini dijumpai fenomena adanya perbedaan kesiapan antar individu dengan kelompok untuk beradaptasi dengan perubahan. Perubahan yang terjadi tidak hanya mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, namun juga memunculkan tantangan yang dihadapi oleh kelompok masyarakat tertentu. Untuk itu, agar proses perubahan ini berjalan tidak menimbulkan dampak negatif dalam kehidupan masyarakat petani, diperlukan dukungan dari berbagai pihak melalui program pemberdayaan masyarakat. Pihak Pemerintah diharapkan dapat memperluas akses dalam bidang pendidikan dan pelatihan berbagai keterampilan sehingga kelompok masyarakat rentan tidak ketinggalan dalam perubahan tersebut. Disamping itu, kolaborasi antara warga masyarakat, lembaga-lembaga sosial, dan pemerintah perlu untuk terus ditingkatkan sehingga perubahan dapat mendorong peningkatan kesejahteraan komunitas petani.