Rusydan Fathy
Badan Riset dan Inovasi Nasional

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Narasi Lokal dan Konseptualisasi Ulang Local People Gaze pada Transformasi Kampung Wisata: Kasus Tiga Kampung Wisata di Indonesia Rusydan Fathy; Yoka Pramadi; Tatang Rusata
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 13 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish.v13i3.84675

Abstract

Pendekatan “gaze” telah banyak dibahas dalam pariwisata. Akan tetapi, penelitian-penelitian sebelumnya lebih berfokus pada gaze (tatapan) wisatawan terhadap destinasi wisata. Artikel ini bertujuan untuk mengungkap beberapa bentuk “tatapan” masyarakat lokal dalam konteks transformasi desa wisata. Artikel ini berfokus pada kasus Kampung Tematik Kayutangan, Kampung Kreatif Dago Pojok, dan Desa Budaya Sarugo di Indonesia. Artikel ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara dan diskusi kelompok terarah dengan masyarakat lokal dan pemangku kepentingan di masing-masing kampung atau desa. Artikel ini menemukan dan mengonsep ulang tatapan masyarakat lokal, yaitu: fundamental gaze (kolektif, autentik, dan esensial), initial gaze  (kebutuhan dan layanan wisatawan), dan prospektif gaze (sosial budaya dan ekonomi). Terkait dengan kategori tatapan masyarakat lokal, masing-masing kampung atau desa memiliki narasi lokal yang terkandung dalam tatapan mereka, yaitu “Nostalgia Masa Lalu” bagi Kampung Tematik Kayutangan, “Seni dan Kreasi dalam Augmented Reality” bagi Kampung Kreatif Dago Pojok, dan “Autentisitas Budaya dan Keindahan Alam” bagi Desa Budaya Sarugo. Diversifikasi narasi dan tatapan lokal dari transformasi tersebut menandakan penegasan gagasan, harapan, dan pengalaman masyarakat lokal serta revitalisasi kampung atau desa dan berkontribusi pada kajian “tatapan/gaze” dalam konteks pariwisata global.