Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENTINGNYA GIZI SEIMBANG UNTUK IBU HAMIL Fyzria Qudratullah; Ria Gustiani; Dona Tri Sundari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.47026

Abstract

Gizi seimbang ibu hamil adalah keadaan keseimbangan antara gizi yang diperlukan oleh ibu hamil untuk kesehatan ibu dan pertumbuhan dan perkembangan janinnya yang dapat dipenuhi oleh asupan gizi dari anekaragam makanan. Selama hamil, calon ibu memerlukan lebih banyak zat-zat gizi daripada wanita yang tidak hamil, karena makanan ibu hamil dibutuhkan untuk dirinya dan janin yang dikandungnya. Janin yang kekurangan gizi pada ibu hamil dapat mempengaruhi pertumbuhan janin dan dapat menimbulkan keguguran, abortus, bayi lahir mati, kematian neonatal, cacat bawaan, anemia pada bayi, asfiksia intrapartum (mati dalam kandungan) dan lahir dengan BBLR. Kurangnya pengetahuan ibu hamil tentang gizi selama kehamilan akan berdampak terhadap terjadinya kekurangan gizi pada ibu hamil. Kesehatan ibu selama dan sebelum kehamilan sangat penting. Kehamilan memerlukan asupan tambahan energi dan nutrisi seperti zat besi, kalsium, vitamin, dan asam folat, dengan penekanan pada protein yang cukup untuk memenuhi peningkatan kebutuhan metabolisme energi selama masa kehamilan. Dengan adanya penyuluhan tentang pentingnya gizi seimbang untuk ibu hamil dapat membantu mencegah kekurangan gizi pada masa kehamilan di PMB Ferawati Palembang. Media yang digunakan dalam penyuluhan yaitu berupa Leaflet, sedangkan metode yang digunakan adalah metode tanya jawab dan diskusi. Berdasarkan hasil dari kegiatan diatas diharapkan meningkatkan pengetahuan tentang gizi seimbang untuk ibu hamil sehingga dapat mencegah terjadinya kekurangan gizi pada masa kehamilan.
EDUKASI TERPADU TENTANG ANEMIA PADA IBU HAMIL SEBAGAI LANGKAH AWAL MENCEGAH KEHAMILAN RISIKO TINGGI Ria Gustiani; Fyzria Qudratullah; Dona Tri Sundari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.54085

Abstract

Anemia adalah keadaan yang di tandai dengan berkurangannya hemoglobin (Hb) dalam tubuh. Hemoglobin adalah salah satu metalloprotein yaitu protein yang mengandung zat besi di dalam sel darah merah yang berfungsi sebagai pengakut oksigen dari paru-paru sampai ke seluruh tubuh. Defisiensi anemia adalah anemia yang di sebabkan karena kekurangan zat besi yang di gunakan untuk sitensis hemoglobin atau Hb. Menurut World Health Organization (WHO) angka kematian ibu (AKI) secara global tercatat sekitar 303.000 jiwa akibat komplikasi kehamilan dan persalinan. Sementara itu, angka kematian bayi (AKB) di dunia mencapai 29.945 jiwa (WHO, 2024). Berdasarkan data pencatatan program Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak di Kementerian Kesehatan dari tahun 2019-2021 angka kematian ibu di Indonesia cenderung meningkat, sedangkan dari tahun 2021-2023 jumlah kematian ibu jumlahnya berfluktuasi. Jumlah kematian ibu pada tahun 2021 mencapai 7.389 jiwa, turun menjadi 3.572 pada tahun 2022, namun kembali meningkat menjadi 4.482 pada tahun 2023. Penyebab utama kematian ibu di Indonesia antara lain hipertensi dalam kehamilan, perdarahan obstetrik, dan komplikasi obstetrik lainnya Dengan adanya penyuluhan tentang Anemia Pada Ibu Hamil Sebagai Langkah Awal Mencegah Kehamilan Risiko Tinggi di PMB Ferawati. Sasaran Kegiatan Diarahkan Kepada Masyarakat Di PMB Ferawati. dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan mereka mengenai pencegahan anemia pada ibu hamil.Media yang digunakan dalam penyuluhan yaitu berupa Leaflet, sedangkan metode yang digunakan adalah metode tanya jawab dan diskusi. Berdasarkan hasil dari kegiatan diatas diharapkan meningkatkan pengetahuan tentang pengetahuan ibu mengenai langkah awal pencegahan anemia pada masa kehamilan.
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG ANEMIA PADA IBU HAMIL Fyzria Qudratullah; Ria Gustiani; Dona Tri Sundari; Indo Ungah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.54262

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masih banyak ditemukan dan berkontribusi terhadap meningkatnya risiko komplikasi kehamilan serta persalinan. Rendahnya pengetahuan ibu hamil mengenai anemia menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kejadian tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang anemia melalui pendidikan kesehatan menggunakan media leaflet. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan dengan desain pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan di PMB Ferawati Palembang pada bulan November 2025 dengan jumlah peserta sebanyak 15 ibu hamil. Hasil menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan hanya 20% ibu hamil memiliki pengetahuan baik, sedangkan setelah penyuluhan meningkat menjadi 53,3%. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang anemia. Pendidikan kesehatan secara berkelanjutan direkomendasikan sebagai strategi promotif dan preventif dalam menurunkan kejadian anemia pada ibu hamil.