Chandra Ariani Saputri
Institut Teknologi Kesehatan dan Sains Muhammadiyah Sidrap

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH ( BBLR) Nisma A. Sahura; Rosmawaty; Chandra Ariani Saputri
Journal Of Midwifery And Nursing Studies Vol. 7 No. 2 (2025): Edisi November 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57170/jmns.v7i2.180

Abstract

Latar Belakang: Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) termasuk kedalam faktor yang menyebabkan mortalitas, morbilitas dan kecacatan pada neonatus dan bayi sehingga masih menjadi penyebab kematian neonatal. Tujuan: untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di RSUD Mokopido Tolitoli tahun 2024. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain analisis deskriptif dengan menggunakan pendekatan cross sectional (desain potong lintang). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang melahirkan di RSUD Mokopido Tolitoli pada bulan Januri-Desember 2024, dengan jumlah sampel sebanyak 95 orang diambil dengan tehnik Simple Random Sampling. Jenis pengumpulan data dilakukan dengan melihat data rekam medis tahun 2024. Analisis bivariate dalam penelitian ini menggunakan uji chi square. Hasil Terdapat hubungan yang signifikan antara usia ibu dengan kejadian BBLR dengan p-value 0,000 (?<0,05). Ada hubungan yang signifikan antara preeklamsi dengan kejadian BBLR dengan p-value 0.012 (?<0,05). Tidak terdapat hubungan antara plasenta previa terhadap kejadian BBLR dengan p-value 0,330 (? >0,05). Tidak terdapat hubungan antara kehamilan kembar terhadap kejadian BBLR dengan p-value 0,074 (? >0,05). Kesimpulan : terdapat dua faktor yang mempengaruhi kejadian BBLR yaitu usia kehamilan dan preeklmasi. Disarankan kepada tenaga kesehatan khususnya di RSUD Mokopido Tolitoli untuk memberikan konseling tentang menjaga kehamilan, merawat kehamilan serta bekerjasama dengan faskes tingkat I agar edukasi dan konseling kepada seluruh ibu hamil dapat tercapai.
AYO CEGAH STUNTING MELALUI EDUKASI DAN PEMANTAUAN TUMBUH KEMBANG ANAK DI TK AISYIYAH 1 PANGKAJENE Asmah Sukarta; Chandra Ariani Saputri; Rosmawaty Rosmawaty
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.41190

Abstract

Stunting pada anak merupakan masalah gizi yang hingga saat ini masih menjadi masalah Nasional, hal ini dikarenakan stunting berdampak negatif terhadap sumber daya manusia di masa yang akan datang. Keadaan stunting menyebabkan buruknya kemampuan kognitif, rendahnya produktivitas, serta meningkatnya risiko penyakit mengakibatkan kerugian jangka panjang bagi ekonomi suatu bangsa khususnya Indonesia. Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas salah satunya diperoleh dari upaya pemantapan terhadap pemantauan tumbuh kembang anak. Pemantauan tersebut harus dilakukan secara teratur dan berkesinambungan baik oleh orang tua, masyarakat melalui kegiatan posyandu dan guru di sekolah. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mencegah stunting melalui edukasi dan pemantauan tumbuh kembang untuk menciptakan generasi sehat dan berkualitas. Metode kegiatan yang dilakukan adalah penyuluhan menggunakan metode ceramah dengan menggunakan media slide powerpoint yang berisi penjelasan tentang stunting dan pemantauan tumbuh kembang. Hasil pengabdian masyarakat dilihat dengan tanya jawab langsung, untuk mengetahui sejauh mana pemahaman orangtua terkait penyuluhan yang disampaikan. Kesimpulan, orangtua menjadi paham terkait pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak sebagai salah satu upaya pencegahan stunting.