Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DESA RANTELEDA DALAM PEMBUATAN MAKAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) Ismunandar Wahyu Kindang; Matius Paundanan; Ade Wanda Eka Triana; Aldila Kerinci; Agreti Yosua Gumolung; Atirca Lelly Supriastuti; Aqila Syaobil Alfiyrah; Fikha Senja; Fitria Irsadi; Ni Wayan Dewinda Arianti; Opin Hardiyanti; Resmayanti Oktafiani; Yeyen Novlien
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.35678

Abstract

Sebagai komponen mendasar dari siklus hidup manusia, nutrisi sangat penting bagi bayi dan anak kecil, yang merupakan pemimpin masa depan masyarakat. Nutrisi sangat memengaruhi kesehatan dan kesejahteraan individu. Salah satu pendekatan strategis untuk meningkatkan status gizi anak adalah dengan memberdayakan kader posyandu, program pengabdian masyarakat yang berfokus pada pelatihan pemberdayaan dilaksanakan di balai desa Ranteleda, yang terletak di Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Program ini menggunakan teknik lokakarya yang memadukan sosialisasi dan instruksi. Awalnya, peserta diberi tahu tentang manfaat dan kandungan gizi bubur makanan pendamping, diikuti dengan pelatihan langsung dalam persiapannya. Acara ini menarik perhatian dua puluh kader posyandu dan ibu-ibu yang memiliki anak kecil, yang diperkenalkan kepada tim layanan dari Universitas Widya Nusantara Palu di awal sesi. Akhirnya, ibu-ibu yang memiliki bayi dapat mencicipi bubur yang disiapkan menggunakan makanan pendamping. Hasil dari intervensi ini, termasuk kekuatan, kelemahan, dan potensi perbaikan di masa mendatang yang teridentifikasi, akan dibahas secara komprehensif dalam kesimpulan. Penilaian pascaintervensi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan sikap peserta, yang mencerminkan efektivitas pelatihan gizi tambahan berbasis pangan lokal. Untuk memastikan bahwa para kader diperlengkapi secara menyeluruh untuk mempromosikan gizi keluarga, dukungan berkelanjutan diperlukan untuk memperbarui pengetahuan dan keterampilan mereka, khususnya mengenai gizi seimbang. Ke depannya, ada rencana untuk mengembangkan program yang ditujukan untuk menciptakan produk berbasis pangan lokal untuk bayi sebagai bagian dari inisiatif layanan masyarakat mendatang di Desa Ranteleda.
Penyuluhan pencegahan hipertensi dan pemeriksaan tekanan darah, asam urat, serta gula darah di Kulolu Kabupaten Donggala Matius Paundanan; Iwana Grace; Nya Sulistari Palugu; Novitasari -; Febrianti Prafita; Nur Fitra Ramadhani M. H Tone; Dita -; Ayu Rizka; Muh Farhan A. Basjir; Lulun -; Alia Amalia Risky; Muh Alzumrah Kandouw
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): Agustus
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i3.3480

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat dan menjadi faktor risiko utama penyakit jantung serta stroke. Upaya promotif dan preventif melalui penyuluhan kesehatan serta pemeriksaan rutin sangat penting dilakukan di masyarakat. Kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga pola hidup sehat menjadi salah satu faktor risiko utama. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan hipertensi serta melakukan pemeriksaan kesehatan dasar berupa tekanan darah, kadar asam urat, dan gula darah. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan media presentasi interaktif serta sesi diskusi, diikuti dengan pemeriksaan kesehatan secara langsung oleh mahasiswa. Hasil pemeriksaan dari 30 orang masyarakat menunjukan bahwa 57,14% peserta ditemukan memiliki tekanan darah tinggi, 18% dengan kadar asam urat tinggi, dan 17,86%. dengan kadar gula darah. Dengan demikian, kegiatan ini efektif meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini dan pencegahan penyakit tidak menular.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Manajemen Perawatan Diri pada Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Birobuli Kota Palu: Penelitian Nia Sulistari Palugu; Arniawan; Matius Paundanan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5341

Abstract

Hipertensi adalah kondisi peningkatan tekanan darah yang berpotensi menimbulkan berbagai komplikasi serius, sehingga memerlukan penanganan dan pengelolaan secara berkelanjutan. Upaya manajemen perawatan diri menjadi aspek penting dalam menjaga kestabilan tekanan darah serta menurunkan risiko terjadinya komplikasi. Keberhasilan perawatan diri tidak terlepas dari peran dukungan keluarga, baik dalam bentuk dukungan emosional, pemberian motivasi, maupun bantuan nyata dalam kepatuhan pengobatan dan penerapan gaya hidup sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dengan manajemen perawatan diri pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Birobuli Kota Palu. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan rancangan analitik korelasional serta menggunakan desain potong lintang (cross sectional). Jumlah populasi penelitian terdiri dari 783 pasien hipertensi yang berada di wilayah kerja Puskesmas Birobuli Kota Palu. Dari populasi tersebut, ditetapkan sebanyak 89 responden sebagai sampel penelitian melalui teknik proportionate stratified random sampling agar setiap strata populasi terwakili secara proporsional. Pengolahan dan analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rank dengan tingkat kepercayaan sebesar 95% atau nilai signifikansi α = 0,05. Hasil analisis penelitian memperlihatkan adanya hubungan yang bermakna dengan tingkat kekuatan sedang antara dukungan keluarga dan kemampuan pasien hipertensi dalam melakukan manajemen perawatan diri. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,423 dengan signifikansi p = 0,002 (p < 0,05) mengindikasikan bahwa peran keluarga memiliki kontribusi penting dalam mendukung perilaku perawatan diri pasien. Terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan manajemen perawatan diri pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Birobuli Kota Palu.