Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Tertib Berbahasa, Teguh Berbangsa: Penggunaan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar sebagai Wujud Bela Negara Siti Mardatillah; Zahra Raihanah; Perawati Perawati
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 6 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara November 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i6.11732

Abstract

Bahasa Indonesia memiliki peran strategis sebagai bahasa nasional yang tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai identitas dan pemersatu bangsa. Di tengah perkembangan era digital, penggunaan bahasa Indonesia yang sesuai kaidah menghadapi berbagai tantangan, seperti kebiasaan komunikasi singkat di media digital, pengaruh bahasa asing, serta rendahnya kesadaran berbahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam konteks bela negara serta mengidentifikasi tantangan yang muncul pada era digital. Metode yang digunakan adalah studi Pustaka (Literature Review) dengan menelaah berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penguatan literasi kebahasaan, pembiasaan penggunaan bahasa Indonesia yang baku, serta penumbuhan sikap bangga terhadap bahasa nasional menjadi faktor penting dalam menjaga fungsi bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa sekaligus wujud bela negara.
ANALISIS PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA TERHADAP KEJELASAN LAPORAN KEUANGAN MAHASISWA AKUNTANSI Arya Dibangga Simatupang; Julfandi Julfandi; Rizki Amelia; Angela Ririn Angelin Bago; Zaki Muhammad Helmi; Muhammad Afiq Ghonim; Muhammad Hanif Kurniawan; Sulthan Alif Baihaqi; Lina Herlina; Perawati Perawati
Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi Vol. 3 No. 2 (2026): Maret : Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi
Publisher : CV. Denasya Smart Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69714/mcjt8m08

Abstract

The correct use of Indonesian plays a crucial role in preparing financial reports, particularly for accounting students. Clarity of language not only influences reader comprehension but also determines the accuracy of the presentation of financial information. This article aims to analyze the use of Indonesian in the clarity of accounting students' financial reports, based on a review of several relevant journals. The method used is a literature review, reviewing previous research that addresses linguistic aspects of financial report writing. The analysis reveals several weaknesses in the use of Indonesian, such as inaccurate sentence structure, inconsistent terminology, and spelling and punctuation errors. These issues contribute to the decreased clarity and accuracy of financial reports. Therefore, it is necessary to improve accounting students' language skills so they can prepare clear, systematic financial reports that comply with Indonesian language rules.
Urgensi Perlindungan Peserta Didik terhadap Peningkatan Kasus Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan Berbasis Asrama Hanifa Mardia Wafda; Elmiafyra Khoirunnisa; Perawati Perawati
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-MARET
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/rdaaak45

Abstract

Meningkatnya kasus kekerasan seksual di lembaga pendidikan berbasis asrama merupakan persoalan serius yang menuntut perhatian kolektif. Karakter lingkungan asrama yang tertutup, disiplin ketat, dan relasi kuasa yang tidak seimbang kerap menempatkan peserta didik pada posisi rentan. Artikel ini mengkaji urgensi perlindungan peserta didik dalam menghadapi eskalasi kasus kekerasan seksual di pendidikan berasrama melalui sudut pandang etika profesi guru dan prinsip perlindungan anak. Pendekatan yang digunakan ialah kajian konseptual-normatif dengan menelaah literatur ilmiah serta regulasi yang relevan. Temuan kajian menunjukkan bahwa kekerasan seksual tidak semata dipicu oleh tindakan individu, tetapi juga dipengaruhi kelemahan tata kelola, pengawasan yang minim, dan penerapan perlindungan anak yang belum konsisten. Karena itu, penguatan sistem perlindungan, internalisasi etika profesi pendidik, serta peningkatan akuntabilitas institusi menjadi langkah krusial. Upaya tersebut diharapkan mendorong terciptanya lingkungan asrama yang aman, adil, dan berorientasi pada pemenuhan hak serta keselamatan peserta didik secara berkelanjutan melalui kolaborasi pemangku kepentingan internal dan eksternal pendidikan nasional.