Toktong Parulian
Universitas Islam Riau, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Development of Lectora Inspire Interactive Media for Video-Based Basketball Learning: Practical and Effective Oki Candra; Ahmad Rahmadani; Toktong Parulian; Anggara Oktaviandi; Rizki Pratama Khairullah
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol. 6 No. 1 (2023): December
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/rdmfse96

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui praktikalitas pengembangan media interaktif lectora inspire pada pembelajaran bola basket berbasis video. Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif, dimana mendiskripsikan hasil dari angket yang di isi oleh siswa. Populasi dan sampel penelitian ini kelas XI SMA Al Azhar Syfa Budi Pekanbaru II yang berjumlah 45 orang. Prosedur penelitian ini menggunakan instrumen angket dengan 4 indikator yakni materi, media pembelajaran, penggunaan media pembelajaran dan bahasa dengan reliabelitas 0,679. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner yang sudah valid melibatkan berbagai pakar dibidang IT, guru pendidikan Jasmani, dosen Pendidikan Jasmani. Dan telah dilakukan ujicoba instrumen melibatkan sampel sejenis. Teknik analisis data menggunakan dengan teknik deskriptif kuantitatif dengan persentase. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan pada kelas XI SMA Al Azhar Syfa Budi Pekanbaru II terdapat rata-rata 77,52% dengan kategori tinggi. Implikasi dalam penelitian ini bisa digunakan oleh guru pendidikan jasmani dan siswa, sebagai alternatif pembelajaran. Diharapkan nantinya muncul kreatifitas dan inovasi baik bagi pendidik maupun peserta didik dalam berkolaborasi mencapai tujuan pembelajaran. Temuan di lapangan menjelaskan bahwa dengan menerapkan pembelajaran menggunakan media lectora inspire terbukti banyak yang tertarik mempelajari bola basket dan karna keunikan konten, dan inovasi membuat imajinasi siswa berkembang sehingga siswa di lpangan bisa mencontoh atau mempraktekkan teknik dasar dengan benar.
Integrated physical training: An experimental study on the overall performance of basketball players Oki Candra; Ahmad Rahmadani; Toktong Parulian; Putri Wahyuni; Siti Hannariah Mansor; Satrio Satrio
Journal of Coaching and Sports Science Vol. 5 No. 2 (2026): Journal of Coaching and Sports Science
Publisher : CV. FOUNDAE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58524/jcss.v5i2.1031

Abstract

Background: Basketball performance requires integrating multiple physical components, including strength, speed, agility, flexibility, and endurance. However, conventional training programs often emphasize isolated components, limiting optimal performance development. An integrated training approach is therefore needed to address the multidimensional physical demands of basketball. Aims: Evaluate the effectiveness of an Integrated Physical Training (IPT) program in improving overall physical performance in basketball players, focusing on key components: strength, speed, agility, flexibility, and endurance. Methods: A quasi-experimental pre-test–post-test control group design was employed. Twenty-four male basketball players were randomly assigned to an experimental group and a control group. The intervention was conducted over 12 sessions (three sessions per week). Physical performance was assessed using a standardized fitness test battery covering strength, speed, agility, flexibility, and endurance. Data were analyzed using inferential statistics and effect size (Cohen’s d). Result: The IPT group demonstrated significant improvements (p < 0.05) across all physical performance variables compared to the control group. Effect sizes ranged from large to very large (Cohen’s d= 1.26–3.00), indicating substantial multidimensional performance gains. Conclusion: Integrated Physical Training (IPT) is more effective than conventional training in improving overall physical performance in basketball players. This approach is recommended as a comprehensive training model to optimize sport-specific physical adaptations.