Futiha Alambarra Amaan Ahmada
Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Belajar Berdasarkan Myers-Briggs Type Indicator (MBTI) pada Santriwati Berprestasi di Pondok Pesantren Imam Bukhari Futiha Alambarra Amaan Ahmada; Muhammad Isa Anshory
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1815

Abstract

Tipe kepribadian merupakan salah satu faktor utama yang mempengaruhi perilaku individu untuk menentukan gaya dan strategi dalam meningkatkan proses belajar demi tercapainya keberhasilan belajar. Adanya teori belajar MBTI (Myers-Briggs Type Indicator) menjadi peluang terbukanya pemahaman terkait gaya dan strategi belajar individu yang secara khusus dikaitkan dengan tipe kepribadian. Penelitian ini bermaksud untuk mengeksplorasi strategi belajar melalui teori gaya belajar berdasarkan MBTI yang digunakan oleh peserta didik berprestasi khususnya yang berada di lembaga pendidikan berbasis pondok pesantren. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menggunakan triangulasi metode dalam pengumpulan data yakni wawancara, observasi, dan studi dokumen. Dari hasil analsis data diperoleh temuan berupa penjelasan dan penjabaran yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sembilan tipe gaya belajar MBTI pada santriwati berprestasi pondok pesantren Imam Bukhari, diantaranya INTJ, INTP, ISTJ, ISFJ, ISFP, ENFJ, ENFP, ESTJ, dan ESFP. Dari sembilan gaya belajar yang ditemukan, gaya belajar yang dominan pada santriwati berprestasi adalah tipe yang ideal bagi pembelajar di pondok pesantren, yakni introvert dominan sensing. Lebih lanjut, rumusan strategi belajar yang dihasilkan berdasarkan gaya belajar MBTI pada santriwati berprestasi ini secara khusus dapat memberikan gambaran yang diperlukan untuk menunjang keefektifan dan hasil belajar peserta didik meskipun pada hakekatnya strategi ini tidak dapat dijadikan acuan secara pasti.