Muzzazinah Muzzazinah
Pendidikan Biologi, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Jawa Tengah, 57126.

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan e-booklet “Tumbuhan Survival” sebagai sumber belajar pada materi keanekaragaman hayati Ahnisa Nur Ridha Rahma; Muzzazinah Muzzazinah; Sri Widoretno
Bio-Pedagogi: Jurnal Pembelajaran Biologi Vol 13, No 2 (2024): Bio-Pedagogi: Jurnal Pembelajaran Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bio-pedagogi.v13i2.85554

Abstract

ENThe research aims to (1) Identify the results of survival plant inventory in Tlogodlingo, Tawangmangu District (2) Identify the benefits of plant inventory results in Tlogodlingo as a learning resource in the form of e-booklets (3) Identify the viability of survival plant e-booklets as a learning resource on biodiversity material. The research applied is Research and Development (R&D). Research data were collected through observation, interviews, plant descriptions, and questionnaires. Plant samples were obtained using the purposive sampling method. The data collection instrument is an expert assessment questionnaire to assess the viability of e-booklet media as a learning resource on plant classification and utilization of biodiversity. The results showed that the identification of survival plants found in Tlogodlingo, Tawangmangu District are divided into 13 plants as food and seven plants as medicine. The validation test results are valid with a percentage value of 87,5% by media expert validators, 85% by linguist validators, and 80% by material expert validators. Learning resources in e-booklets are suitable for use with significant improvements. IDPenelitian bertujuan untuk (1) Mengetahui hasil inventarisasi tumbuhan survival di Tlogodlingo, Kecamatan Tawangmangu (2) Mengetahui manfaat hasil inventarisasi tumbuhan di Tlogodlingo sebagai sumber belajar dalam bentuk e-booklet (3) Mengetahui kelayakan e-booklet tumbuhan survival sebagai sumber belajar pada materi keanekaragaman hayati. Penelitian menerapkan metode penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Pengambilan data penelitian melalui observasi, wawancara, deskripsi tumbuhan, dan angket. Sampel tumbuhan didapatkan menggunakan metode purposive sampling. Instrumen pengumpulan data berupa angket penilaian ahli untuk menilai kelayakan media e-booklet sebagai sumber belajar pada sub-materi klasifikasi tumbuhan dan pemanfaatan keanekaragaman hayati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil identifikasi tumbuhan survival yang ditemukan di Tlogodlingo Kecamatan Tawangmangu terbagi atas 13 tumbuhan sebagai makanan dan 7 tumbuhan sebagai obat. Hasil uji validasi adalah valid dengan persentase nilai sebesar 87,5% oleh validator ahli media, 85% oleh validator ahli bahasa, 80% oleh validator ahli materi Sumber belajar berupa e-booklet layak digunakan dengan perbaikan yang berarti.
Perbedaan kemampuan argumentasi siswa dengan penerapan argument mapping materi sistem sirkulasi ditinjau dari academic self efficacy Nadia Salsabila; Dwi Oetomo; Muzzazinah Muzzazinah
Bio-Pedagogi: Jurnal Pembelajaran Biologi Vol 12, No 2 (2023): Bio-Pedagogi: Jurnal Pembelajaran Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bio-pedagogi.v12i2.71172

Abstract

ENThis study aims to (1) find out differences in students' argumentation abilities between learning using argument mapping media and not, (2) find out differences in students' argumentation abilities with different levels of academic self-efficacy, (3) find out interaction between mapping media arguments and academic self-efficacy on students' argumentation abilities. This research is quasi-experimental with a posttest-only pattern and nonequivalent design. The research was conducted at a High School in Boyolali  for the 2022/2023 academic year. The instrument for argumentation skills uses an essay test, while for academic self-efficacy, students use a questionnaire with a Likert Scale of 1-4. Data analysis techniques for argumentation skills and academic self-efficacy use the two-way ANOVA test and the LSD (Least Significance Different) test. The results showed that: (1) There are differences in students' argumentation skills between learning by applying media argument mapping; the highest difference lies in the aspects of warrants and backing with a range of scores far enough between the experimental and control classes, namely 22.14 and 15.49 respectively, (2) There are differences in the argumentation abilities of students with different levels of academic self-efficacy. Students with high and moderate academic self-efficacy have better argumentation skills than students with low academic self-efficacy. (3) There is no interaction between media argument mapping and academic self-efficacy on students' argumentation abilities. Academic self-efficacy and media argument mapping have their effects on argumentation ability. IDPenelitian ini bertujuan untuk : (1)mengetahui perbedaan kemampuan argumentasi siswa antara pembelajaran yang menggunakan media argument mapping dan tidak, (2)mengetahui perbedaan kemampuan argumentasi siswa dengan tingkat academic self efficacy berbeda, (3)mengetahui interaksi antara media argument mapping dan academic self efficacy terhadap kemampuan argumentasi siswa. Penelitian ini merupakan penelitian quasi-experimental design dengan pola posttest only with nonequivalent design. Penelitian dilaksanakan di salah satu SMA Negeri di Boyolali  Tahun Ajaran 2022/2023. Data kemampuan argumentasi siswa dikumpulkan menggunakan tes essay, sedangkan untuk academic  self efficacy siswa menggunakan angket dengan Skala Likert 1-4. Teknik analisis data untuk kemampuan argumentasi dan academic self efficacy menggunakan uji ANOVA 2 jalur (two ways ANOVA) dan uji LSD (Least Significant Different). Hasil menunjukkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan kemampuan argumentasi siswa antara pembelajaran dengan penerapan media argument mapping. Perbedaan tertinggi terletak pada aspek warrant dan backing dengan rentang skor cukup jauh antara kelas eksperimen dan kontrol, yakni masing-masing 22,14 dan 15,49,  (2) Terdapat perbedaan kemampuan argumentasi siswa dengan tingkat academic self efficacy berbeda. Siswa yang memiliki academic self efficacy tinggi dan sedang  memiliki kemampuan argumentasi yang lebih baik dibandingkan siswa dengan tingkat academic self efficacy rendah, (3) Tidak ada interaksi antara media argument mapping dan academic self efficacy terhadap kemampuan argumentasi siswa. Academic self efficacy dan media argument mapping memiliki pengaruh sendiri-sendiri terhadap kemampuan argumentasi.