Intan Novalia Putri Utamia
Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Pakuan, Bogor, Jawa Barat, 16129.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh model pembelajaran discovery learning terhadap kemampuan memecahkan masalah biologi Intan Novalia Putri Utamia; R. Teti Rostikawati; Suci Siti Lathifah
Bio-Pedagogi: Jurnal Pembelajaran Biologi Vol 12, No 1 (2023): Bio-Pedagogi: Jurnal Pembelajaran Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bio-pedagogi.v12i1.49819

Abstract

ENThis research was a quasi-experimental experiment. This study aimed to determine the differences in Problem-Solving Abilities (KPM) using Discovery and Conventional learning models. The study was conducted in March-October 2018. The population in this study was class X in one of the private high schools in Bogor Regency for the 2017/2018 academic year. The sampling technique uses purposive sampling techniques. The sample for the experimental class was class X MIPA B, treated using the Discovery Learning learning model with 40 students. Class X MIPA A was treated using a conventional learning model with 40 students with instruments to solve problems (KPM). The results of the t-test show differences in problem-solving abilities between students who learn to use the Discovery Learning model and Conventional learning models. Discovery Learning class groups are higher than Conventional class groups; this can be seen from the average N-Gain score of problem-solving abilities in the Discovery Learning class of 50 and Conventional class groups of 42. Therefore, the Discovery Learning learning model is used in biodiversity material to improve students' biological problem-solving abilities. IDPenelitian ini merupakan penelitian Kuasi eksperimen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kemampuan Memecahkan Masalah (KPM) menggunakan model pembelajaran Discovery Learning. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret- Oktober 2018. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas X di salah satu SMA Swasta di Kabupaten Bogor tahun akademik 2017/2018. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling. Sampel untuk kelas eksperimen adalah kelas X MIPA B diberi perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning dengan jumlah 40 siswa dan kelas X MIPA A diberi perlakuan menggunakan model pembelajaran Konvensional dengan jumlah 40 siswa dengan instrumen kemampuan memecahkan masalah(KPM). Berdasarkan hasil uji t menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran Discovery Learning dan pembelajaran Konvensional. kelompok kelas Discovery Learning lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kelas Konvensional, hal tersebut dapat dilihat dari skor rata-rata N-Gain kemampuan pemecahan masalah pada kelompok kelas Discovery Learning sebesar 48,40 dan kelompok kelas Konvensional sebesar 41.95. Oleh karena itu, model pembelajaran Discovery Learning dapat digunakan pada materi keanekaragaman hayati dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah biologi siswa.