This Author published in this journals
All Journal Jurnal Agriovet
Supardi Rusdiana
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) 

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

AGROINDUSTRI LIMBAH KAKAO DAN KOPI SEBAGAI PENYEDIA PAKAN TERNAK SAPI POTONG DAN NILAI EKONOMI Anne Sukmara; Winwin Widaringsih; Nila Miraya; Supardi Rusdiana
Jurnal Agriovet Vol. 6 No. 1 (2023): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/agriovet.v6i1.982

Abstract

Pakan merupakan faktor terpenting untuk perkembangan sapi potong, maupun ternak lainnya. Perhitungan ekonomi menjadi poin central sebagai kebutuhan pokok konsumsi ternak harian, hampir 80% biaya produksi untuk pakan, sehingga perlu perhatian dalam penyediaan pakan yang kualitas dan kuantitas. Data penelitian menggunakan studi literatur dan diskusi dengan menelaah dari berbagai situasi dan kondisi, serta mengikuti perkembangan teknologi dan ekonomi pada usaha ternak sapi potong. Data yang akan dibahas tentunya di sesuaikan dengan kondisi nilai ekonomi peternak dan kondisi saat ini. Tujuan tulisan ini adalah merupakan review dari beberapa kajian yang berasal dari berbagai sumber, narasi diawali dengan penjelasan konsep, kemudian dilanjuttkan dengan pemahaman agroindustri kakao dan kopi sebagai penyedia pakan ternak sapi potong dan nilai ekonomi. Limbah kakao dan limbah kopi yang sudah difermentasi memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif sebagai penyedia pakan ternak sapi potong harian atau sebagai subtitusi pakan. Limbah kakao dan limbah kopi setelah diolah di fermentasi menjadi produk baru yang bernilai ekonomis tinggi, sebagai pakan ternak sehigga dapat mengurangi biaya produksi. Usaha sapi potong dengan cara pemberian limbaha kakao dan kopi hasil fermentasi serta pemberian pakan limbah hasil pertanian secara nilai ekonomi R/C >1 layak untuk di lanjutkan penggunan pakannya.
USAHA TANAMAN PANGAN DAN TERNAK DOMBA SEBAGAI NILAI TAMBAH EKONOMI PETERNAK Maplani Maplani; Asepriyadi Asepriyadi; Supardi Rusdiana
Jurnal Agriovet Vol. 5 No. 1 (2022): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/agriovet.v5i1.829

Abstract

Usaha jagung dan ternak domba sudah banyak diusahakan oleh peternak kecil di pedesaan, namun cara usahanya belum mengarah pada usaha komersial hanya sebatas usaha sampingan dan tabungan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan studi literatur dengan menelaah berbagai situasi dan kondisi serta dinamika perkembangan usaaha jagung dan ternak domba, sumber data berasal dari literatur, jurnal, prosiding, baik yang sudah terbit maupun yang belum terbit, informasi/website, berita nasional maupun internasional, sebagai pedungkung penelitian. Data yang akan dibahas di sesuaikan dengan kondisi dan nilai ekonomi peternak khusnya pada usaha jagung dan ternak domba. Tujuan tulisan studi literatur ini adalah untuk mengetahui usaha tanaman pangan dan peternakan domba sebagai nilai tambah ekonomi peternak. Hasil penelitian dapat di simpulan, bahwa usaha tanaman jagung dan ternak domba, peternak mendapat keuntungan ganda dalam satu tahun. Usaha tanaman jagung dan ternak domba menujukkan nilai R/C >1, secara ekonomi usaha jagung dan ternak domba di peternak layakuntuk untuk diusahakan kembali oleh peternak. Kesimpulan penelitian studi literatur ini adalah usaha jagung dan usaha ternak domba sangat mendukung untuk kemajuan dan peningkatan nilai ekonomi peternak di pedesaan
PERAN KELEMBAGAAN PETERNAK KERBAU DALAM PENINGKATAN NILAI EKONOMI Eko Koswara; Agus Setiawan; Karya Karya; Asepriyadi Asepriyadi; Supardi Rusdiana
Jurnal Agriovet Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/agriovet.v5i2.854

Abstract

Kelembagaan peternak menjadi salah satu alternatif yang memiliki kegiatan usaha dari hulu-hilir, namun belum banyak mengarah pada usaha pokok, sehingga nilai ekonomi yang diperoleh peternak belum optimal. Tujuan tulisan review ini adalah untuk mengetahui peran kelembagaan peternak kerbau dalam peningkatan nilai ekonomi. Penguatan dan peran kelembagaan peternak, merupakan dukungan kelompok peternak, dalam mempertahankan usaha pertanian maupun usaha peternakan, dengan tujuan dapat meningkatkan sektor usaha yang terarah, pada komoditi yang diusahakan, sehingga produksi yang dihasilkan menigkat. Untuk mendorong berkembangnya usaha pembibitan, pembesaran kerbau di peternak, diperlukan peran lembaga pemerintah dan swasta, dukungan fasilitasi, regulasi dan penetapan kawasan perbibitan kerbau. Nilai ekonomi peternak kerbau masih belum optimal karena pada usahanya masih skala kecil, untuk meningkatkan nilai ekonomi peternak optimal maka, skala usaha dari <3 ekor menjadi >3 ekor/peternak. Nilai ekonomi peternak dapat ditingkatkan melalui peran pemerintah, penyuluh, suwasta penarapan adopsi inopasi teknologi terpadu