Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Revitalisasi Jamu dalam Bentuk Puding Temu Ireng di RW 08 Kopiluhur Argasunya Ade Irawan; Diyanah Kumalasary; Eka Ratnasari; Mutiara Aryzka Salsabila; Putri Khylyatul Auliya; Nur Syamsiyah
Lentera Pengabdian Vol. 4 No. 01 (2026): januari 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v4i01.992

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penggunaan jamu tradisional, khususnya melalui pengembangan produk puding temu ireng. Temu ireng yang dikenal sebagai tanaman jamu dengan banyak manfaat kesehatan, diolah menjadi puding sebagai alternatif gaya hidup sehat. Kegiatan ini melibatkan kader di RW 08 Kopiluhur, Kelurahan Argasunya, Kota Cirebon, dan dilaksanakan melalui presentasi, diskusi, serta praktik langsung. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta berhasil memahami cara pembuatan puding temu ireng dan termotivasi untuk membagikan pengetahuan tersebut kepada masyarakat. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Stunting Pada Status Gizi Balita: Tinjauan Literatur Komprehensif Lia Sri Mulyaningsih; Diyanah Kumalasary; Ria Yulianti
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 7 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/mh.v7i1.1963

Abstract

Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang ditandai dengan tinggi badan balita berada di bawah standar usia dan menjadi indikator kualitas kesehatan masyarakat. Indonesia masih menghadapi prevalensi stunting yang cukup tinggi, sehingga memerlukan pemahaman mendalam terkait faktor-faktor penyebabnya. Artikel ini bertujuan mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi stunting pada balita berdasarkan tinjauan literatur komprehensif dari berbagai penelitian nasional dan internasional. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menganalisis 30 jurnal nasional dan internasional yang relevan dengan tema stunting pada balita. Sumber literatur diperoleh dari database jurnal ilmiah yang telah terbit dalam periode 2017-2025. Berdasarkan tinjauan literatur, faktor-faktor yang mempengaruhi stunting meliputi faktor langsung (asupan gizi tidak adekuat dan riwayat penyakit infeksi), faktor tidak langsung (praktik pemberian ASI eksklusif, status gizi ibu, sanitasi lingkungan, tingkat pendidikan dan pengetahuan ibu), serta faktor pendukung (status sosial ekonomi keluarga). Stunting memberikan dampak jangka panjang terhadap perkembangan kognitif dan kualitas sumber daya manusia. Stunting dipengaruhi oleh faktor multidimensional yang saling berkaitan, sehingga memerlukan intervensi terpadu melibatkan berbagai sektor. Pencegahan stunting memerlukan pendekatan holistik mulai dari masa kehamilan hingga 1000 hari pertama kehidupan anak. Kata kunci : Stunting, Status Gizi, Balita, Tinjauan Literatur, Faktor Risiko
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Stunting Pada Status Gizi Balita: Tinjauan Literatur Komprehensif Lia Sri Mulyaningsih; Diyanah Kumalasary; Ria Yulianti
Medimuh : Jurnal Kesehatan Muhammadiyah Vol 7 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/mh.v7i1.1963

Abstract

Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang ditandai dengan tinggi badan balita berada di bawah standar usia dan menjadi indikator kualitas kesehatan masyarakat. Indonesia masih menghadapi prevalensi stunting yang cukup tinggi, sehingga memerlukan pemahaman mendalam terkait faktor-faktor penyebabnya. Artikel ini bertujuan mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi stunting pada balita berdasarkan tinjauan literatur komprehensif dari berbagai penelitian nasional dan internasional. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menganalisis 30 jurnal nasional dan internasional yang relevan dengan tema stunting pada balita. Sumber literatur diperoleh dari database jurnal ilmiah yang telah terbit dalam periode 2017-2025. Berdasarkan tinjauan literatur, faktor-faktor yang mempengaruhi stunting meliputi faktor langsung (asupan gizi tidak adekuat dan riwayat penyakit infeksi), faktor tidak langsung (praktik pemberian ASI eksklusif, status gizi ibu, sanitasi lingkungan, tingkat pendidikan dan pengetahuan ibu), serta faktor pendukung (status sosial ekonomi keluarga). Stunting memberikan dampak jangka panjang terhadap perkembangan kognitif dan kualitas sumber daya manusia. Stunting dipengaruhi oleh faktor multidimensional yang saling berkaitan, sehingga memerlukan intervensi terpadu melibatkan berbagai sektor. Pencegahan stunting memerlukan pendekatan holistik mulai dari masa kehamilan hingga 1000 hari pertama kehidupan anak. Kata kunci : Stunting, Status Gizi, Balita, Tinjauan Literatur, Faktor Risiko